Hujan Badai di Mina, Jamaah Madiun Aman

36

MAKKAH, Jawa Pos Radar Madiun – Jamaah haji asal Kota Madiun semua dalam keadaan sehat. Meski sebelumnya hujan deras dan badai mengguyur Kota Mina. ’’Alhamdulillah kami semua sehat,’’ ucap Datik Ardiyah, ketua rombongan 7 kloter 4 sekaligus staf seksi pemberangkatan haji dan umrah (PHU) Kemenag Kota Madiun, melaporkan langsung dari Makkah Rabu (14/8).

Dia menjelaskan bahwa saat ini hujan sudah tidak mengguyur lagi. Di Makkah, suhu udara mencapai 39 derajat Celsius. Para jamaah kembali ke hotel pukul 08.30 waktu Arab Saudi Selasa (13/8). Sehari sebelumnya jamaah harus bertahan di tenda saat hujan deras mengguyur Kota Mina. ’’Semuanya beraktivitas seperti biasanya di tenda ketika hujan mengguyur. Itu terjadi pada hari ke dua di Kota Mina,’’ kata Datik.

Seluruh jamaah bertahan di tenda saat hujan selama 1,5 jam itu mengguyur. Tercatat 191 jamaah asal Kota Madiun yang terdiri dari kloter 4 sebanyak 189 jamaah, dan dua jamaah tergabung di kloter 9 bertahan di tenda. Setiap tenda menampung sebanyak 35 jamaah. ‘’Tendanya cukup kokoh,’’ ujarnya.

Derasnya hujan membuat tenda sampai bocor dan menyebabkan lampu serta AC padam. Kendati demikian, kondisi paling parah berada di terowongan menuju Jamarot yang banjir mencapai 30 sentimeter. Namun, banjir itu berlangsung sekejap hingga air surut. ’’Mati lampu dari asar hingga magrib,’’ ungkap Datik.

Lantaran peralihan suhu yang cukup ekstrem dari hujan kembali ke cuaca panas, pihaknya melakukan pemeriksaan berkala kesehatan para jamaah. Dari total jamaah tahun ini, terdapat delapan jamaah yang masuk kategori risiko tinggi (risti). ’’Alhamdulillah semua sehat dan berjalan lancar di sini,’’ ucapnya.

Saat Datik mengabarkan langsung dari Tanah Suci, seluruh jamaah tengah melaksanakan tawaf ifadoh dan sai, usai menjalankan salat Asar. Dia berharap seluruh keluarga jamaah yang ada di Kota Madiun tidak merasa khawatir. Pihaknya memastikan seluruh jamaah dalam keadaan baik dan sehat. ‘’Semoga dapat kembali ke Indonesia dengan lancar dan menjadi haji mabrur,’’ harapnya.

Kasi PHU Kemenag Kota Madiun Arif Fauzi menjelaskan, seluruh jamaah dalam pantauan tim kloter sejumlah lima personel tiap kloternya. Tim tersebut bertugas memantau, baik dari administrasi, bimbingan ibadah, hingga kesehatan jamaah. Pun pemantauan itu dilakukan secara berkala kepada seluruh jamaah. ’’Memang harus dalam keadaan fit ketika di sana,’’ kata Arif.

Dia mengungkapkan ada satu jamaah dari Kota Madiun yang mengalami kelelahan. Kendati demikian, yang bersangkutan telah pulih dan kembali beraktivitas. Arif menyebut seluruh jamaah harus dalam keadaan fit, terutama jelang ke Arafah. ’’Semoga tetap diberi limpahan kesehatan hingga kembali ke Indonesia. Tentunya seluruh rangkaian ibadah diterima dan menjadi haji mabrur,’’ ucapnya. (mg7/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here