Hujan-Angin Rusak Tujuh Rumah

67

NGAWI – Sedikitnya tujuh rumah di Desa Wonosari, Sine, porak poranda. Itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah desa tersebut, Rabu sore (13/3). Tingkat kerusakan bervariasi, mulai atap lepas hingga bangunan ambruk.

Kemarin (14/3) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi turun lapangan meninjau lokasi. Sayang, hanya dua rumah yang tersentuh pembersihan. ‘’Evakuasi rumah terdampak angin belum bisa menyeluruh karena terkendala medan,’’ kata Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Alfian Wihaji Yudono.

Petugas gabungan BPBD, relawan, TNI, dan Polri belum bisa menyentuh lima rumah terdampak lainnya lantaran tidak bisa dijangkau. Kendalanya, lokasi di kawasan tebing tanpa akses jalan memadai. ‘’Tapi, bantuan logistik tetap kami berikan melalui pemerintah desa setempat,’’ ujarnya.

Alfian belum bisa menyebutkan total kerugian materi akibat kerusakan tersebut. Yang jelas, pihaknya meminta pemerintah desa setempat segera melakukan pendataan. ‘’Kalau satu rumah yang atapnya habis itu, saya kira lebih dari Rp 25 juta,’’ sebutnya.

Menilik parahnya hujan-angin yang mengamuk di Desa Wonosari, dia mengimbau warga kawasan Ngawi Barat melakukan tindakan antisipasi. Yakni, memangkas dahan dan ranting pohon di sekitar rumah yang rawan tumbang. ‘’Beberapa desa rawan angin telah kami petakan,’’ imbuh Alfian.

Dia menambahkan, ancaman bencana diprediksi masih akan terjadi hingga pertengahan April mendatang. Prediksi tersebut memperhitungkan masa pergantian musim. Sebab, kata Alfian, hujan-angin kerap terjadi saat pergantian musim seperti sekarang.

‘’Intensitas hujan diprediksi juga akan meninggi. Warga, terutama yang tinggal di kawasan dataran tinggi atau tebing-tebing, harus lebih waspada,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here