Ngawi

Hoaks Pencurian Beredar di Media Sosial

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kabar maraknya kasus percobaan pencurian di wilayah Ngawi beredar di media sosial. Namun, polisi memastikan kabar tersebut hoaks. ’’Itu cuma isu. Buktinya, tidak ada laporan tindak pidana pencurian yang masuk ke kepolisian,’’ kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M. Khoirul Hidayat Senin (18/5).

Diakuinya, pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi sebagian warga terpuruk. Namun, dia menyebut hingga saat ini kondisi kamtibmas di wilayah Ngawi kondusif. ‘’Grafik kasus kriminal terhitung landai-landai saja,’’ ujarnya.

Meski begitu, dia mengimbau masyarakat tetap waspada dengan potensi gangguan keamanan dan ketertiban. ‘’ ‘’Intinya, tetap waspada tapi tidak boleh panik, dan jangan mudah termakan hoaks,’’ tegasnya.

Khoirul menuturkan, sempat beredar kabar bahwa di wilayah hukum Polsek Paron warga berhasil menangkap seorang pelaku pencurian. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, terduga pelaku tidak terbukti melakukan pencurian. ‘’Memang ditemukan beberapa HP dan uang dalam tasnya, tapi ternyata bukan hasil pencurian,’’ ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya juga melakukan pengawasan lebih terhadap sejumlah narapidana asimilasi. Itu dilakukan untuk memastikan mereka tidak tergoda melakukan tindak kriminal kembali. ‘’Tapi, untuk wilayah Ngawi sampai saat ini belum ada kasus kriminalitas yang melibatkan napi asimilasi,’’ pungkasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close