Hirup Gas Beracun, Dua Meregang Nyawa, Satu Kritis

197

NGAWI – Nyawa Pardi, 60, masih terselamatkan. Warga Dusun/Desa Waruk Tengah, Pangkur, itu lolos dari maut saat hendak menolong dua tetangganya yang tergeletak lemas di dalam sumur sawah desa setempat.

Sabtu petang (9/2), Samuji, 40, dan Jito, 35, susul-susulan meregang nyawa di lubang sumur yang sama. ‘’Diduga korban meninggal karena menghirup gas beracun,’’ kata Kasubag Humas Polres Ngawi Kompol Eko Setyomartono kemarin (10/2).

Tragedi yang menelan dua korban nyawa tersebut bermula saat Samuji berniat memperbaiki pompa air sumur sawah miliknya. Sekitar pukul 17.00, korban masuk sumur dengan ketinggian sekitar enam meter itu. Samuji berniat ’’memancing’’ sedotan pompa air yang macet.

Sesampainya di dasar sumur, Samuji tiba-tiba lemas diduga akibat menghirup gas beracun. Korban sempat berteriak minta tolong. Jito yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) dan mendengar teriakan itu seketika turun berniat menolong.

Nahas, ending cerita sama. Jito juga mengalami sesak napas sesaat setelah sampai di dasar sumur. Setali tiga uang, pria itu juga sempat berteriak minta tolong. Adalah Pardi, korban ketiga yang masuk ke dalam sumur maut tersebut. Namun, bernasib sama.

Beruntung, Pardi masih bisa diselamatkan kendati dalam kondisi kritis. Kendati tubuhnya sudah lemas, korban berhasil diangkat dalam kondisi masih bernapas. ‘’Korban ketiga berhasil diselamatkan salah seorang warga yang mendengar teriakan minta tolong,’’ ujar Eko.

Tak berselang lama, warga sekitar berduyun-duyun menuju lokasi kejadian. Pardi dilarikan ke puskesmas terdekat. Sementara, Samuji dan Jito masih di dasar sumur lantaran tidak ada yang berani menolong.

Seorang warga sempat berniat menolong. Namun, setelah separo menuruni sumur mengurungkan niatnya lantaran takut bernasib sama. Lewat perangkat desa setempat, peristiwa sumur maut itu kemudian dilaporkan ke polsek dan koramil setempat.

Beberapa waktu berselang, petugas BPBD dan tim SAR tiba di lokasi kejadian. Proses evakuasi segera dilakukan. Samuji dan Jito berhasil diangkat dari dasar sumur sekitar pukul 20.00. Namun, sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ‘’Kami masih melakukan penyelidikan. Satu mesin pompa air diamankan sebagai barang bukti,’’ pungkas Eko. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here