Hindari Tabrakan, Truk Kontainer Nyaris Nyemplung Sungai

191

MADIUN – Sebuah truk kontainer terjebak di tikungan Jalan S. Parman, Selasa (22/5). Sebelum sampai mengirim batako ringan ke Toko Sri Bintang di Jalan Slamet Riyadi, dua roda belakang sisi kiri membentur bahu jalan hingga menggantung di atas sungai. Ibarat kata, maju kena, mundur kena. ‘’Saya enggak hafal jalan. Tanya-tanya warga disuruh belok ke sini (menuju Jalan Sari Mulya),’’ kata Soetrisno, sopir truk kontainer dari Krian, Sidoarjo, itu.

Sebelum terjebak di sekitar TKP, Soetrisno mengaku dikejutkan sebuah mobil yang tiba-tiba nyelonong dari arah berlawanan. Truk kontainer L 9663 UR itu pun spontan berupaya menghindari dengan mengarahkan kemudi ke kiri. ‘’Tahu-tahu bannya sudah nggantung,’’ ungkapnya.

Usai tertimpa apes sekitar 08.30 itu, Soetrisno langsung mengontak temannya. Beberapa jam kemudian, kontainer panjang yang dikemudikannya baru dapat dievakuasi. Prosesnya juga ngebon alat berat dari proyek double track KA Jombang-Madiun dan PG Redjo Agung. ‘’Truk yang saya sopiri mengangkut 25 ton batako ringan,’’ imbuh Soetrisno.

Panit Lantas Polsek Kartoharjo Ipda S. Riyanto mengakui proses evakuasi truk kontainer memakan waktu lama. Lantaran bantuan backhoe dari double track saja tak cukup membantu. Persoalan baru terurai setelah dipinjamkan alat pengeruk limbah dari PG Redjo Agung. ‘’Baru setelah itu, roda truk berhasil terangkat ke aspal. Seharusnya jalan kelas tiga ini tak boleh dilintasi kendaraan berat,’’ tegasnya.

Apalagi, Soetrisno -pengemudi truk kontainer- itu hanya membekali diri dengan STNK dan KTP. Sedangkan SIM-nya masih tertahan di Polrestabes Surabaya usai dikenai tilang di Kota Pahlawan sana. ‘’Jalur sekitar TKP memang terbilang padat, banyak persilangan,’’ ungkapnya. (mg2/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here