Hina Panglima TNI di Medsos, Pria Glodok Diciduk Polisi

303

MAGETAN – Jarimu harimaumu. Memposting hate speech (ujaran kebencian) terhadap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di media sosial (medsos), Galuh Setiyaji, 36, diciduk polisi. Kini, warga Dusun Glodok, Desa/Kecamatan Karangrejo, Magetan, itu harus merasakan pengapnya sel tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Galuh memposting ujaran kebencian tersebut di akun Facebook dan Twitter pribadinya Rabu lalu (16/1) sekitar pukul 15.00. Postingan itu bermula dari perselisihan dengan saudara iparnya yang juga anggota TNI di Sumatera Selatan hingga tersangka mengaku mendapat teror. ‘’Saya akhirnya melapor ke polisi, tapi tidak segera direspons,’’ akunya.

Pelaku ditangkap di rumahnya beberapa jam usai memposting hate speech tersebut. Bersamaan itu petugas mengamankan barang bukti berupa seperangkat komputer milik warnet tempatnya memposting ujaran kebencian, sebuah ponsel, dan satu unit sepeda motor.

‘’Tersangka dijerat pasal Undang-Undang ITE (informasi dan transaksi elektronik, Red). Ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara,’’ jelas Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai dalam press conference di mapolres.

Riffai mengimbau masyarakat menggunakan medsos dengan bijak. Dia meminta memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif. ‘’Saya minta hati-hati dengan dunia digital,‘’ tekannya. (mgc/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here