Pacitan

Hewan Melata Ini Teman Sekaligus Mata Pencarian Bima Nursalam

Ular Berkualitas Menangi Banyak Kontes

Karena ajakan teman memelihara ular, Bima Nursalam punya penghasilan dari berjualan reptil itu. Nilainya puluhan juta per bulan.

===================

SRI MULYANI, Pacitan, Jawa Pos Radar Pacitan

DI halaman rumah, Bima Nursalam bercengkerama dengan beberapa ekor ular peliharaannya. Hewan melata itu membelit di salah satu tangan. Kulitnya yang bersisik diusap manja. ‘’Ular-ular ini saya anggap sebagai anggota keluarga,’’ kata Bima.

Warga Dusun Bruju, Desa/Kecamatan Donorojo, itu memelihara ular berbagai jenis. Seperti colubrid lokal, piton, dan pipe snake. Kegemarannya memelihara ular dimulai 10 tahun silam. Kala itu, teman Bima mengajak memelihara ular jenis boidae dan monopohon. Awalnya sempat takut dan geli. Namun, seiring berjalannya waktu perasaan itu hilang dengan sendirinya. ‘’Saya akhirnya memelihara banyak ular karena penasaran,’’ ujarnya.

Bima sering kerepotan mengurus kotoran ular. Sebab, untuk buang air besar, pemuda 25 tahun itu harus melakukan pengapuran terlebih dulu. Dilanjutkan memberi makanan. ‘’Saya sering dipatok ular,’’ ucapnya sembari menyebut beberapa yang dipelihara ular jenis berbisa.

Dulu, jumlah ular yang dipelihara Bima mencapai ratusan ekor. Semakin berkurang setelah menyadari ular bisa dijadikan pundi-pundi rupiah. Satu per satu koleksinya dijual. Juga nyambi reseller di media sosial (medsos). Ular jenis pipe snake pernah ditawar Rp 35 Juta. ‘’Pendapatan di rentang Rp 10 juta sampai Rp 20 juta per bulan,’’ sebutnya.

Ular peliharaan Bima tergolong berkualitas. Meraih banyak trofi kontes ular di Surabaya dan Jakarta. ‘’Tiga kali juara satu, juara duanya sekali, dan dua kali juara tiga,’’ ungkapnya. ***(cor/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close