Hendak Berbelok, Tewas Dihantam Vario

174

NGAWI – Nyawa Senen tak tertolong. Pria 60 tahun asal Dusun Pojok, Desa Mojo, Bringin, itu tewas usai terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Korban yang mengendarai sepeda pancal tertabrak motor di Jalan Raya Ngawi-Bringin Rabu (22/5) sekitar pukul 06.30. ‘’Pengendara sepeda pancal mengalami luka parah di kepala, meninggal dalam perawatan,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Laka bermula saat Senen mengendarai onthel dari arah barat. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya sebuah perempatan, korban hendak berbelok ke selatan. Pada waktu bersamaan, Ratna Puspitasari, 30, warga Dusun Kumpulrejo, Desa Sumberbening, Bringin, melaju kencang dari utara dengan Honda Vario nopol AE 2975 GB. ‘’Karena jarak sudah terlalu dekat, bodi samping kiri sepeda pancal tertabrak motor,’’ ungkap Cipto.

Kerasnya benturan dengan Honda Vario membuat Senen terpelanting seketika. Sementara, onthel korban sampai patah menjadi dua bagian. Pun, Ratna jatuh tersungkur hingga mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. ‘’Kesadaran pengendara sepeda pancal sudah menurun saat masih berada di TKP,’’ ungkap Cipto.

Sejumlah warga dan polisi berkerumun mendatangai lokasi kejadian. Mengetahui kesadarannya yang sudah menurun, Senen segera dilarikan ke RSUD dr Soeroto. Namun, nyawanya tidak tertolong. Korban meregang nyawa sekitar pukul 09.15. ‘’Dua kendaraan yang terlibat laka kami amankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut,’’ pungkas Cipto.  (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here