Hendak Belok Kanan, Smash Diseruduk KLX

89
BARANG BUKTI: Petugas kepolisian mengamankan dua motor terlibat laka lantas kemarin.

NGAWI – Supriatmoko, 50, dipastikan bakal absen mengajar untuk beberapa waktu ke depan. Pasalnya, guru salah satu SMA di Ngawi itu menderita luka parah akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Korban terlibat tabrakan dengan sesama pengendara motor di Km 8-9 Jalan Raya Ngawi-Maospati masuk Desa Sidorejo, Geneng, Jumat siang (16/4). ‘’Menabrak motor yang hendak berbelok di depannya,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Insiden bermula saat Supriatmoko melaju dengan Kawasaki KLX nopol AE 5558 MK dengan kecepatan tinggi dari timur. Searah di depannya ada Dul Nadi, 60, warga Desa Sidorejo, Geneng, mengendarai Suzuki Smash nopol AE 5208 KQ.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), pengendara Smash hendak belok kanan. Supriatmoko yang melaju kencang di belakang Dul Nadi tidak mampu menguasai laju kendaraannya. Lantaran jarak sudah terlalu dekat, moncong motor jenis trail yang dikendarai warga Desa Tambakromo, Geneng, itu menyeruduk bodi samping kanan Smash.

Kedua pengendara jatuh terkapar di jalan. Dul Nadi mengalami luka cukup parah di bagian kepala akibat tidak mengenakan helm. Sementara, Supriatmoko menderita patah tulang bahu kanan. ‘’Kedua pengendara kurang memperhatikan arus lalu lintas yang ada. Untuk kasus ini, kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,’’ ujar Cipto.

Kejadian laka lantas itu mengundang perhatian warga sekitar lokasi. Bersama petugas yang datang, kedua korban dilarikan ke Puskesmas Geneng dan RS Widodo Ngawi.

‘’Dua kendaraan yang terlibat laka sudah kami amankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut,’’ pungkasnya. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here