Hasil Penghitungan Desk Pilkada, ProNa Sementara Unggul

280

MAGETAN – Kans pasangan Suprawoto-Nanik Endang Rusminiarti (ProNa) melenggang ke Pendopo Surya Graha Magetan kian terbuka. Setelah Puskakom Indepth Surabaya menyatakan perolehan suara ProNa unggul dari dua kontestan lainnya, quick real count desk pilkada badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) serta komisi pemilihan umum (KPU) menunjukkan hasil serupa.

Data yang dihimpun dari laman KPU RI, hingga pukul 17.00 Kamis (28/6) ProNa sementara unggul dengan meraup suara 43,16 persen (141.916 suara). Rekapitulasi suara masuk 86,34 persen bersumber dari 1.119 tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan hasil penghitungan cepat tim desk pilkada memperoleh 163.774 suara (42,81 persen).

Ketua KPU Magetan Hendrad Subyakto menyatakan, perolehan suara di website bukan sebagai acuan pasti pihaknya dalam menentukan pemenang pilbup. Grafik data yang ditampilkan merupakan hasil proses sistem hitung (situng) cepat tim informasi bersumber data form C dan C-1 dari 1.296 TPS.

Pihaknya memasukkan data dan memindai berkas berita acara coblosan untuk diunggah ke KPU pusat. ‘’Situng cepat ini hanya sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan data kepada masyarakat,’’ ujar Hendrad kepada Radar Magetan.

Seluruh berkas form C dan C-1 telah dikirimkan oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan tiba di sekretariat KPU sekitar pukul 22.00 Rabu (27/6). Malam itu juga dua jenis form tersebut langsung diinput dan di-scan. Hingga kemarin pagi proses tersebut masih terus dikerjakan belasan petugas menggunakan empat mesin scanner dan 11 laptop.

Menurut Hendrad, untuk menyelesaikan satu kecamatan membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam. Lama tidaknya bergantung berapa banyak jumlah TPS di kecamatan serta koneksivitas jaringan internet. ‘’Seringnya server down, karena tidak hanya Magetan yang menyelenggarakan pilkada serentak,’’ ucap Hendrad.

KPU perlu menunggu hasil rekapitulasi manual berjenjang perolehan suara yang dilakukan di tingkat PPK sebagai data pasti keputusan perolehan suara. Lembaga itu menargetkan rekapitulasi bisa tuntas besok. Bila ditemukan selisih antara rekap manual dan data di website, bakal dilakukan perbaikan di tingkat kecamatan. Selanjutnya dilakukan revisi data pada lamannya. ‘’Karena masih proses rekap manual di PPK, kami belum mengetahui pasti sejauh mana progresnya,’’ katanya.

Plt Kepala Bakesbangpol Magetan Iswahyudi Yulianto hanya tersenyum ketika disodorkan hasil rekapitulasi suara tim desk pilkada lantaran hasil itu bersifat rahasia. Meski begitu, dia mengklaim hasil rekapitulasi timnya 99,9 persen valid. Sebab, sumbernya riil form C-1 yang dikumpulkan secara kolektif dari seluruh TPS. Margin error kurang dari satu persen. ‘’Ya, yang ini (data disodorkan, Red) valid,’’ ujarnya.

Yuli -sapaan akrab Iswahyudi Yulianto- menyatakan, hasil penghitungan desk pilkada bersifat internal. Data tersebut sebagai bahan laporan ke gubernur Jawa Timur dan Kemendagri. Bukan pembanding hasil rekapitulasi KPU. ‘’Tim desk pilkada ini independen,’’ tandasnya. (cor/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here