Ponorogo

Tupoksi Hampir Sama, Empat OPD Segera Tamat

‘’Ada yang tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya hampir sama.’’ Agus Pramono, Sekda Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Riwayat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Ponorogo terancam tamat tahun ini. Menyusul evaluasi struktur organisasi dan tata kerja (SOTK). Sejumlah OPD yang kurang produktif akan dilebur dengan OPD lain serumpun. ‘’Beberapa OPD kita kaji, memang ada yang layak untuk dikembalikan (dilebur ke OPD asal, Red),’’ kata Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono Minggu (20/10).

Agus Pram, sapaan sekda, menyebut evaluasi SOTK terakhir 2017. Dua tahun lalu itu, sejumlah OPD dilahirkan dari beberapa OPD yang sudah ada. Dinas pemuda dan olahraga (dispora) misalnya, dipecah dari dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga (disbudparpora). Dinas ketahanan pangan (DKP) dari pecahan dinas pertanian. Selain itu, ada dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim). ‘’Ada yang tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya hampir sama,’’ ujarnya.

Rencana evaluasi SOTK sudah mencuat sejak bupati menarik gerbong mutasi pejabat Agustus lalu. Evaluasi, lanjut dia, perlu dilakukan demi meningkatkan efektivitas dan produktivitas kinerja. Hingga pekan kemarin, pembahasan masih berlangsung. Namun, ide menghapus beberapa OPD sudah hampir fixed. Salah satunya, melebur kembali dispora ke dalam dispar, serta DKP ke disperta. ‘’Untuk disperkim, ke DPUPR,’’ sebutnya.

Selain menyasar dinas, pemkab juga akan melebur bagian di sekretariat daerah. Pun membentuk bagian baru. Kebijakan tersebut menindaklanjuti rekomendasi pemprov. Bagian sumber daya alam (SDA) akan dilebur ke bagian ekonomi. Sementara, bagian perencanaan dan keuangan akan dibentuk baru. ‘’Ada rekomendasi untuk membentuk bagian kerja sama, tapi tidak kita laksanakan. Bagian itu masuk sub-bagian pemerintahan,’’ beber Agus Pram.

Keputusan sementara melebur beberapa dinas dan bagian itu diklaim sudah direstui bupati. Sembari pembahasan evaluasi SOTK berjalan, rancangan peraturan daerah (raperda) untuk mengakomodasi perubahan juga dipersiapkan. Para PNS di OPD yang bakal ditamatkan akan dimutasi ke OPD lain yang membutuhkan. ‘’Eselon II-B (kepala dinas) akan dicarikan tempat. Sekaligus mengisi kekosongan di beberapa posisi. Pengisian untuk sisanya melalui lelang,’’ jelasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close