Hariyanto Berjodoh dengan Potensi Alam

8

NGAWI – Kesuksesan usaha tidak selamanya identik dengan modal berlimpah. Hariyanto telah membuktikan bahwa sukses itu berbanding lurus dengan keuletan, ketelatenan, kemauan untuk berinovasi, dan mental tahan banting. ‘’Satu lagi, perlu hati-hati dalam menjalankan usaha, apalagi yang otodidak,’’ ujar Hariyanto kemarin (13/4).

Warga asli Desa Katikan, Kedunggalar, Ngawi, itu merupakan sosok di balik mocernya Srambang Park. Beberapa bulan lalu, objek wisata alam buatan itu diganjar penghargaan dari Perum Perhutani. Yakni, berupa sertifikat standarisasi pengelolaan usaha wisata alam Canopy dengan predikat terbaik ketiga nasional.

Sebelum meraih kesuksesan seperti sekarang, Hariyanto hanyalah seorang guru dengan kondisi ekonomi terbilang pas-pasan. Dia mengajar di SDN Margomulyo I, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro. Setiap hari,  Hariyanto harus menempuh perjalanan 66 kilometer bolak-balik dari rumahnya.

Pada 1996, muncul di benak Hariyanto untuk keluar dari himpitan kebutuhan ekonomi kala itu. ‘’Dulu keluarga saya memang miskin. Dari situ saya terpacu untuk membuka usaha,’’ kenang pria 50 tahun itu.

Komoditas tanaman hias menjadi objek bisnis pertamanya. Seiring usahanya yang terus berkembang, Hariyanto lantas merambah jasa pembuatan taman dengan bendera CV Maharani Garden. ‘’Sebagian taman di alun-alun Ngawi saya yang buat,’’ ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, Hariyanto lalu menjajal bisnis kuliner dan wisata. Usaha pertamanya yakni rumah makan dan kolam renang di Ngrambe yang dikelola lewat CV Hargodumilah Group. ‘’Sekarang sudah ada tujuh usaha yang produktif, lainnya masih pengembangan,’’ sebutnya.

Di mata pria yang belakangan akrab disapa Hari Srambang itu, wilayah Ngawi dan sekitarnya masih memiliki banyak potensi sumber daya alam yang belum tergali secara maksimal. ‘’Potensi itu harus terus dieksplor dan diberdayakan supaya bisa memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat setempat,’’ tuturnya. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here