Hari Tanoe Ingatkan Strategi Targeting dan Canvasing

166

MADIUN – Tekad besar diusung Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam pemilu 2019. Dia menargetkan perolehan suara sebanyak-banyaknya di seluruh daerah pemilihan (dapil) DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Untuk memenuhi ambisi itu berbagai cara coba ditempuhnya. Seperti menyediakan alat peraga kampanye (APK) ke masing-masing DPD. Selain itu, DPP juga berencana mendanai saksi. Tujuannya untuk mengamankan suara. ’’Mereka bekerja untuk partai. Tapi, tidak bekerja untuk individu caleg,’’ tegasnya saat memberikan pembekalan caleg di Hotel Merdeka kemarin (23/1).

Dalam kesempatan itu HT juga mengingatkan caleg mempunyai kewajiban mencari kantong-kantong suara yang menjadi basis di masyarakat. Bahkan, bila perlu meniru strategi Joko Widodo dalam meningkatkan popularitas dengan cara canvasing dan targeting. ’’Itu sangat efektif. Dan, tidak membuang-buang energi. Jadi, harus turun mengenai sasaran,’’ ujarnya.

Misalnya ketika caleg turun ke masyarakat menyampaikan program, kata dia, harus bisa memastikan bahwa yang menjadi target sasaran bukan merupakan pendukung caleg lain. Sebab, jika dipaksakan masyarakat itu tetap tidak akan memilih caleg yang bersangkutan. ’’Sebaliknya, itu akan membuang-buang logistik dan energi,’’ ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Perindo Kota Madiun Armaya mengaku sudah menggunakan strategi targeting dan canvasing seperti arahan dari ketua umum. Bahkan, dia menyatakan jika strategi kampanye semacam itu telah disampaikannya ke seluruh caleg. ‘’Kami sudah petakan mana saja yang menjadi lumbung suara paling banyak dan paling sedikit,’’ kata mantan wakil wali kota Madiun itu. (her/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here