Hari Keempat, Pencarian Nelayan Hilang Masih Nihil Hasil

126

PACITAN – Agus Suwanto seperti hilang ditelan gelombang. Nelayan 30 tahun yang tersapu ombak saat mencari gurita di perairan Pantai Kunir, Pager Kidul, Sudimoro, itu Kamis lalu (23/8) masih misterius. ‘’Hingga hari keempat ini (26/8) nihil,’’ kata Kasat Polair Polres Pacitan Bripka Indro Wibowo.

Penyisiran lautan pun, tegas Indro, mulai diperluas hingga 5 mil dari lokasi awal. Perahu milik nelayan maupun petugas SAR, BPBD, hingga Polairut diterjunkan untuk menemukan nelayan asal Godeg, Jetak, Ngadirojo, tersebut. Tak kurang dari 20 petugas dengan belasan perahu silih berganti melakukan penyisiran. ‘’Kami akui, proses pencairan kali ini tergolong lama,’’ ujarnya.

Sulitnya medan diperparah cuaca yang tak bersahabat membuat pencarian berjalan lamban. Setiap hari diliputi gelombang tinggi dan angin kencang. Petugas pun tetap harus mengedepankan perhitungan matang selama proses pencarian. Jika kondisi dirasa sudah tak memungkinkan, proses pencarian di hari itu dihentikan. Menunggu cuaca berangsur kondusif. ‘’Begitu terpantau cuaca berbahaya, petugas kami tarik mundur,’’ tuturnya.

Sampai saat ini, Agus belum dapat memprediksi di mana lokasi persisnya korban. Melihat kuatnya arus di perairan Samudra Hindia, tak menutup kemungkinan korban terseret menjauh. Kemungkinan lainnya, korban tersangkut karena di sekitar titik tenggelam terdapat banyak karang. ‘’Memang prosesnya cukup lambat. Tapi kita masih punya waktu,’’ tegasnya.

Biasanya, proses pencarian dihentikan selepas H+7 pasca kejadian. Namun, tenggat waktu itu bisa diperpanjang jika tim tetap memutuskan untuk melanjutkan pencarian. Menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. ‘’Semoga korban lekas ditemukan,’’ harapnya. (mg6/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here