Mejayan

Hari Ini Pilkades Serentak Digelar, Yakin 77 Persen Pemilih Sudi ke TPS

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Sebanyak 154.876 suara diperebutkan 141 calon kepala desa (cakades) hari ini. Mereka tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 di 57 pemerintahan desa (pemdes).

Pemkab dan DPRD Kabupaten Madiun optimistis angka partisipasi pemilih bisa maksimal. Kendati pemungutan suara berlangsung pada hari aktif. ‘’Kami optimistis tingkat kehadiran 75–80 persen,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Kuwat Edy Santoso kemarin (15/10).

Kecamatan Saradan terbanyak DPT-nya dengan 17.279 jiwa. Sebanyak empat desa menyelenggarakan pilkades. Di bawahnya, Madiun 16.072 jiwa (tujuh desa), Kare 15.629 jiwa (empat desa), dan Geger 15.099 jiwa (enam desa). ‘’Meski bukan hari libur, partisipasi bisa tetap tinggi,’’ yakinnya.

Alasannya, pilkades lebih pada kepentingan langsung warga. Keberlangsungan desa dalam enam tahun ke depan bergantung sosok kepala desa (kades)-nya. Sehingga, hak politik warga sudah semestinya dimanfaatkan dengan baik. ‘’Karena ini kebutuhan masyarakat. Pilkades lebih dari demokrasi secara umum,’’ ujarnya.

Kuwat berharap, warga yang bekerja dapat meluangkan waktu mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan instansi pemerintah atau swasta tempat bekerja bisa memberi toleransi waktu dan kesempatan untuk mencoblos. ‘’Demi kesuksesan pilkades,’’ pintanya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Kabupaten Madiun Agus Budi Wahyono (ABW) tidak kalah yakin. Angkanya bisa 77 persen menyamai Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk membuat warga mau ke TPS. Selain sosialisasi ke pemerintah desa (pemdes), juga dispensasi kepada siswa yang tinggal di desa penyelenggara pilkades. ‘’Ya, hanya sehari itu,’’ sebutnya.

ABW menilai pendidikan politik masyarakat kabupaten ini sudah bagus. Mereka telah memahami pentingnya menggunakan hak pilih. Apalagi kepentingan pesta demokrasi untuk desanya sendiri. ‘’Masyarakat kita sudah pintar,’’ ungkapnya.

Terkait pemungutan dan penghitungan suara, pihaknya sebatas memantau. Pelaksanaan dipercayakan kepada seluruh panitia pilkades. Camat dan dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) sebagai pengawasnya. Sedangkan keamanan dipercayakan kepada Polres Madiun, Polres Madiun Kota, dan Kodim 0803/Madiun. Juga instansi samping lainnya. ‘’Protap pemantauan dan pengamanan sampai nanti pelantikan,’’ ujarnya. (cor/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close