Hari Ini Pasar Eks Stasiun Ditertibkan Lagi

210

PONOROGO – Legawa. Kata itu ditekankan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo Agus Pramono. Menegaskan rencana penertiban pasar eks stasiun pada hari ini. ‘’Kami berharap seluruh pedagang bisa legawa,’’ pinta dia saat dikonfirmasi Radar Ponorogo sehari sebelum penertiban (20/1).

Jauh hari, tekan Agus, surat pemberitahuan telah diluncurkan kepada pedagang eks stasiun. Pagi ini, pemkab akan menerjunkan tim lintas-organisasi perangkat daerah (OPD) terdiri atas satpol PP, disperkim, DPUPR, DLH, serta dishub dan DPMPTSP. Berbagai OPD itu terlibat sejak awal perencanaan penertiban. ‘’Mereka mengkaji teknis sesuai bidang masing-masing. Sebagai contoh untuk lalu lintas, keberadaan pasar eks stasiun ini mengganggu atau tidak,’’ ujarnya.

Agus pun kembali menekankan dasar penertiban di pasar tradisional yang telah berdenyut sejak 1988 tersebut. Sesuai Perda 1/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Ponorogo, kawasan sisi barat Soekarno Hatta (eks stasiun) tidak diperuntukkan sebagai kawasan perdagangan. Sesuai perda, kawasan itu diperuntukkan sebagai kawasan transportasi senyampang dengan keberadaan bekas stasiun di sana. ‘’Karena tidak sesuai RTRW, pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB) pasar ditolak,’’ tegasnya.

Mantan kepala Bakesbangpol Linmas Kabupaten Madiun itu berharap pedagang eks stasiun legawa. Toh, kata Agus, pemkab tidak menggusur begitu saja. Mereka tetap mendapat ruang berdagang di pasar sementara. Agus juga menjanjikan pedagang eks stasiun akan mendapat tempat di Pasar Legi baru yang sedianya mulai dibangun Kementerian PUPR per tahun ini. ‘’Nanti akan dibangun pasar yang lebih bagus (Pasar Legi, Red), mereka akan diberikan tempat juga di sana,’’ ungkap Agus.

Kasatpol PP Supriyadi mengatakan, tim lintas OPD penertiban pasar eks stasiun pagi ini turut melibatkan kepolisian dan TNI untuk mendukung lancarnya penertiban pasar tak resmi tersebut. Seminggu lebih melakukan pendekatan, Supriyadi berharap tidak ada lagi penolakan dari para pedagang setempat. Pun, sebagian besar pedagang sudah boyongan secara mandiri ke pasar sementara. ‘’Kami berharap tidak ada kendala. Tim didukung kepolisian-TNI,’’ ucapnya.

Pantauan Radar Ponorogo, transaksi niaga masih berlangsung normal kemarin pagi. Meski tak seramai sebelumnya. Mereka masih bertahan karena mengeluhkan tempat di pasar sementara. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here