Hari Antikorupsi, Wawali Ingatkan Pentingnya Kejujuran

95

MADIUN – Dunia memperingati Hari Antikorupsi Internasional kemarin (9/12). Hal yang sama dilakukan sejumlah kalangan di Kota Madiun. Salah satu di antaranya, rangkaian acara yang digelar jaringan pekerja budaya di halaman parkir lapangan Gulun.

Mereka menggelar aksi damai, menyampaikan harapannya melalui syair-syair puisi tentang pemberantasan korupsi. Juga penampilan teater budaya oleh pelajar SD dengan tema kejujuran. Semua itu bagian dari edukasi pencegahan korupsi sejak dini.

Wakil Wali Kota Madiun terpilih Inda Raya Ayu Miko Saputri menekankan pentingnya bersikap jujur. Bukan hanya dalam menjalankan pemerintahan, tetapi juga pada semua hal. ’’Karena berawal dari jujur itu, korupsi tidak akan ada,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Oleh sebab itu, anak-anak perlu dikenalkan dengan nilai integritas antikorupsi sejak dini. Bukan hanya jargon-jargon, nilai-nilai itu juga mesti diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, disiplin waktu. Termasuk kebiasaan tidak jujur. Hal itu menjadi pintu masuk menuju korupsi. ’’Bahkan, anak saya yang masih kecil-kecil sudah saya ajarkan untuk memberi nilai tersendiri tentang kejujuran,’’ ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.

Di sisi lain, Inda berkomitmen jujur saat menjalankan pemerintahan. Salah satunya dengan mengedepankan prinsip transparansi dalam penggunaan keuangan daerah. ‘’Karena itu, apa yang nanti akan kami programkan harus bisa memenuhi semua aspek masyarakat,’’ tuturnya.

Dia menilai, saat ini proses penyusunan dan penggunaan anggaran di lingkup pemkot telah berjalan on the track. Di antaranya dengan menerapkan sistem e-planning dan e-budgeting. ‘’Sekarang (pengelolaan keuangan daerah) sudah transparan. Tapi, mungkin ada langkah-langkah tertentu yang bisa melibatkan masyarakat dalam bentuk pengawasan langsung,’’ papar Inda.

Selain mendeklarasikan gerakan bersikap jujur, peringatan hari antikorupsi juga ditandai dengan pemasangan gembok di monumen gembok. Wawali terpilih Inda Raya juga ikut memasangkan gembok di monumen yang didirikan pada 2017 lalu itu.

Koordinator acara Harry Tjahjono menambahkan, pengenalan nilai antikorupsi dengan menanamkan sikap jujur sejak dini bisa membentuk karakter anak. Hal tersebut merupakan bagian dari pendidikan budi pekerti. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here