Harga Cabai Rawit Sentuh Rp 44 Ribu

48

NGAWI – Ibarat sudah menjadi tradisi. Harga berbagai kebutuhan pokok melejit saat momen hari besar. Tidak terkecuali Natal dan tahun baru (Nataru) kali ini. Alhasil, penjual maupun pembeli sama-sama mengeluh.

Cabai rawit merah, misalnya. Harga komoditas tersebut di Pasar Besar Ngawi menyentuh Rp 44 ribu. Padahal, pada hari-hari biasa hanya Rp 20 ribu per kilogram. ‘’Naik sejak tiga hari yang lalu,’’ kata Suprapto, salah seorang pedagang, kemarin (25/12).

Meski sudah menjadi fenomena rutin, bayang-bayang rugi besar tetap menghantui warga Sidomulyo, Ngawi, itu. Bagaimana tidak, cabai termasuk barang dagangan yang bootnya mudah menyusut. Pun, cepat busuk. Tak jarang Suprapto memberikan barang dagangannya yang tak laku lantaran rusak kepada beberapa orang yang mau menerimanya.

Kondisi setali tiga uang dirasakan Sutarmi, pedagang ayam potong. Perempuan itu pusing tujuh keliling saat harga barang dagangannya melejit. Daging ayam yang biasanya Rp 27 ribu per kilogram, momen Nataru kali ini tembus Rp 37 ribu.

Sutarmi tidak bisa berbuat banyak menyikapi kenaikan harga sejak sepekan terakhir. Yang dilakukan hanya menekan kerugian kelewat banyak. ‘’Kalau harga seperti ini ya pusing juga,’’ ujarnya. (mg8/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here