KesehatanMadiun

Hanya Tiga Puskemas Berlabel Layak Anak

MADIUN – Jumlah lembaga layanan kesehatan yang ramah anak di Kabupaten Madiun masih jauh dari kata melegakan. Dari total 26 puskesmas, baru tiga yang mendapat label layak anak. Ketiganya adalah Puskesmas Gantrung, Mejayan, dan Dolopo. ’’Tahun depan semoga bisa bertambah,’’ kata Kepala Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Perilindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Madiun Siti Zubaidah.

Siti mengatakan, ketiga puskesmas itu diajukan ke pemerintah pusat agar dijadikan bahan tinjau penilaian. Pihaknya mengupayakan meningkatkan standardisasinya dari semula tingkat kabupaten menjadi nasional. Langkah tersebut sengaja agar menjadi stimulus puluhan puskesmas lainnya. Mereka bisa mengikuti atau bahkan menyaingi layanan kesehatan kepada anak-anak. ‘’Tiga puskesmas itu membuat beberapa inovasi dengan tidak hanya sekadar memberikan pengobatan,’’ ujarnya.

Pengembangan layanan anak itu terbagi dalam beberapa kategori sesuai rentang usia anak satu hingga 18 tahun. Seperti terobosan yang membuat anak-anak usia TK menjadi tidak takut berobat ke dokter. Bentuknya dengan mendekorasi ruangan agar lebih cantik dan menambahkan beberapa mainan. Selain itu, memberikan pelayanan di luar aspek pengobatan. Seperti cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang baik dan benar. ’’Keberadaan poli gigi harus dibuat sekreatif mungkin,’’ ucapnya.

Menurut dia, pemberian label layak anak bergantung sejauh mana komitmen puskesmas dalam mewujudkannya. Dinas kesehatan (dinkes) selaku motor penggeraknya perlu memunculkan pemicu untuk menumbuhkan semangat itu. Salah satunya berupa lomba forum anak yang secara tidak langsung akan merangsang persaingan antar puskesmas. Keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) dan sumber daya manusia (SDM) bukan menjadi penghalang menuju puskesmas layak anak. ‘’Puskesmas Mejayan, misalnya, yang dari segi tempat tidak seluas puskesmas lainnya,’’ kata Siti.

DP2KBP2PA mencoba mendorong dengan penyusunan peraturan bupati (perbup) tentang puskesmas layak anak tahun ini. Ketentuan di dalam regulasi turunan Perda 3/2017 tentang Kabupaten Layak Anak, tersebut kelak bisa menjadi pedoman dan menuntun langkah puskesmas. ‘’Tentunya dengan support dari dinkes,’’ pungkasnya. (cor/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close