Hanya 3 dari 24 Puskesmas di Pacitan Nihil DBD

89

PACITAN – Hingga pekan ketujuh awal tahun ini, demam berdarah dengue (DBD) terus melanda sebagian wilayah Pacitan. Meski dinas kesehatan (dinkes) setempat mengklaim jumlah penderita berangsur menurun ketimbang sebelumnya. ‘’Grafiknya turun. Pekan ini lumayan signifikan,’’ kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Suko Wiyono kemarin (14/2).

Hingga pertengahan Februari ini tercatat 228 kasus di Pacitan. Sepekan terakhir terdapat 11 kasus akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini. Turun hampir tiga kali lipat dibandingkan pekan keenam dengan 32 kasus. Tertinggi, pekan kelima tercatat 55 warga terserang DBD. ‘’Kami gelar rapat dengan dinas terkait beberapa waktu lalu untuk memantau perkembangan serangan nyamuk tersebut,’’ ujarnya.

Terkait keluhan masyarakat lambannya tindakan fogging, Suko meminta warga bersabar. Meski terindikasi di beberapa tempat jadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Alasannya, jumlah alat fogging dan petugas terbatas. Sehingga, harus dilakukan bergilir. Namun, dia memastikan seluruh laporan masuk bakal ditanggapi OPD terkait. ‘’Alat fogging ada di 24 puskesmas. Tapi personel dan jumlahnya terbatas,’’ dalihnya.

Kasrena itu, fogging bakal dilakukan berdasar skala prioritas. Khususnya, di daerah dengan warga yang sempat terjangkit. Sedangkan fogging yang bersifat antisipasi harus menunggu giliran. ‘’Kalau mau kami, juga cepat. Tapi peralatan terbatas. Jadi ada masa tunggu,’’ terang Suko.

Sekda menambahkan, turunnya kasus DBD tak lepas dari kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sejak beberapa pekan terakhir. Pun penyuluhan akan bahaya nyamuk Aedes aegypti tersebut turut menekan angka serangan. ‘’Kader jumantik kerap melakukan penyuluhan. Itu turut menurunkan kasus DBD,’’ paparnya.

Informasi terkini, Puskesmas Tanjungsari masih terbanyak laporan penderita masuk dengan 67 kasus. Disusul Puskesmas  Arjosari 49 kasus, sementara Puskemas Pacitan 20 penderita. Puskesmas Tulakan 11 kasus dan Puskesmas Nawangan 10 kasus. Sementara, Puskemas lainnya tak lebih dari 10 kejadian. Puskesmas Wonokarto, Jeruk, serta Pakis Baru tak ada laporan DBD. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here