Ponorogo

Hamil Duluan, Ajukan Dispensasi Nikah

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Fenomena pernikahan dini di Ponorogo semakin memprihatinkan. Catatan pengadilan agama (PA) setempat, sepanjang Januari-September tahun ini sebanyak 61 remaja mengajukan dispensasi nikah. Perinciannya, 30 perempuan dan 31 laki-laki.

Yang bikin miris, 20 dari 30 perempuan di bawah umur itu terpaksa menikah dini karena hamil duluan. ‘’lainnya karena kekhawatiran orang tua dengan pergaulan bebas,’’ ujar Humas PA Ponorogo Misnan Maulana Kamis (17/10).

Misnan mengatakan, tidak semua pengajuan dispensasi tersebut diterima. Dari puluhan permohonan yang diajukan ke PA itu, hanya 54 yang disetujui. Sisanya masih ditelisik lebih dalam data permohonan dispensasinya.

Dia menambahkan, sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, batas usia minimal menikah untuk laki-laki adalah 19 tahun. Sedangkan perempuan 16 tahun. Namun, pada 16 September lalu DPR telah mengesahkan revisi undang-undang tersebut.

‘’Batas usia perkawinan untuk perempuan sekarang sama dengan laki-laki, 19 tahun,’’ tutur Misnan sembari menyebut revisi UU itu tinggal menunggu pengesahan dari presiden paling lama 30 hari setelah ditetapkan.

Misnan menyebut, tingginya dispensasi nikah ini berbanding lurus dengan angka perceraian. Pernikahan dini, kata dia, tidak jarang berujung cerai lantaran pasangan yang menikah muda belum siap secara psikis. (dil/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close