Pacitan

Hakim Kabulkan 21 ASN Pegatan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Badai rumah tangga melanda kalangan PNS. Sang istri berani menggugat cerai suami. Selama Januari–September, Pengadilan Agama (PA) Pacitan mencatat ada 21 PNS yang menggugat cerai.

Wakil Ketua PA Pacitan Muhamad Rizki mengatakan, perceraian aparatur sipil negara (ASN) tidak mudah. Mereka perlu mengantongi surat izin bercerai yang dikeluarkan pejabat di instansi tempatnya bekerja. Surat tersebut digunakan sebagai salah satu berkas persyaratan cerai ke PA. ‘’Pemicu kalangan PNS bercerai karena hadirnya pihak ketiga dan perselisihan,’’ kata Rizki Senin (5/10).

Namun, surat izin cerai tak bisa keluar dengan cepat. Pejabat setempat membutuhkan waktu enam hingga delapan bulan untuk menerbitkan surat secara resmi. Jadi, ASN yang ingin bercerai masih diberi waktu empat bulan untuk menunggu terbitnya surat tersebut.

Rizki menyampaikan, pengadilan sebenarnya tidak terikat dengan surat izin tersebut. Jika surat tak kunjung keluar, sedangkan yang bersangkutan sudah benar-benar ingin cerai, hakim tetap akan memutus perceraian. ‘’Sebenarnya tugas pokok PA bukan menceraikan, tapi paling utama mendamaikan. Kalau sudah tidak bisa rukun kembali, dan dipastikan ada mudaratnya, maka kami kabulkan untuk bercerai,’’ jelasnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close