Hak Pilih 16 Ribu Orang Terancam Hilang

19

PONOROGO – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo berkejaran dengan waktu. Tempo dua pekan untuk merampungkan perekaman KTP elektronik (e-KTP) terhadap 16.917 warga lanjut usia (lansia). Bila tidak, hak pilih kalangan berusia 60 tahun ke atas dalam Pemilu 17 April 2019 itu terancam hilang. ‘’Kami berupaya semaksimal mungkin, meski jumlah SDM (sumber daya manusia, Red) dan waktu terbatas,’’ kata Kepala Dispendukcapil Ponorogo Vifson Suisno.

Apalagi, pemkab telah menerima instruksi dari Kementerian Dalam Negeri mengenai percepatan perekaman dan pencetakan e-KTP warga yang punya hak pilih sebelum hari H coblosan. Tindak lanjut keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 20/PUU-XVII/2019. ‘’Sejumlah instruksi yang diminta sudah kami jalankan. Tapi, memang perlu waktu untuk bisa menyelesaikan seluruh kekurangan yang ada,’’ paparnya.

Total lansia Bumi Reyog sebesar 173.016 jiwa dari total jumlah penduduk 966.676. Tersisa belasan ribu lansia belum mengikuti perekaman karena sejumlah faktor. Di antaranya tinggal di pelosok desa sehingga terkendala akses layanan perekaman e-KTP. Mau tidak mau, petugas dispendukcapil harus jemput bola. ‘’Tapi, memang harus bertahap,’’ ujarnya. (naz/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here