Guru Parobaya Hilang Nyawa saat Olahraga

566
MENINGGAL DUNIA: Jasad Purwanto saat dievakuasi usai ditemukan tak bernyawa di trotoar alun-alun Minggu pagi (21/7).

PONOROGO – Seorang guru SMA swasta di kecamatan kota ditemukan tak bernyawa di Alun-Alun Ponorogo Minggu pagi (21/7). Warga yang berolahraga pagi di seputaran alun-alun dikejutkan pria parobaya berbusana Ponoragan yang terduduk dan membungkuk (menyerupai bersujud) di trotoar utara. ‘’Tim medis memastikan tidak ada tanda kekerasan,’’ kata Kapolsek Ponorogo Iptu Suroso kemarin.

Belakangan diketahui almarhum bernama Purwanto. Pria yang hendak memasuki usia 60 tahun itu pengajar aktif di SMA Hudaya Ponorogo. Purwanto yang saat ditemukan mengenakan peci hitam itu berdomisili di Jalan Kamboja, Kelurahan Purbosuman, Kecamatan Ponorogo. Purwanto merupakan guru berstatus PNS. ‘’Warga pertama mendapatinya sekitar pukul 06.00. Didekati dan coba dibangunkan, tidak bergerak,’’ ujarnya.

Keterangan yang dihimpun kepolisian, almarhum meninggal di sela olahraga. Dia jalan-jalan di seputar alun-alun sejak pukul 05.30. Dari rumah, mengendarai motor matik yang diparkir tak jauh dari lokasi meninggalnya. ‘’Sebelumnya, dilihat warga masih tidak apa-apa,’’ tuturnya.

Lantas, apa penyebab Purwanto meregang nyawa di Minggu pagi? Suroso menduga almarhum mengidap penyakit. Dugaan itu diperolehnya usai bertanya langsung kepada anggota keluarga almarhum. ‘’Informasi dari keluarga, sudah satu tahun terakhir mengidap diabetes dan jantung. Karena itu sering jalan-jalan atau bersepeda pagi, untuk terapi,’’ terang Suroso. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here