Ngawi

Guru Honorer Berharap Kecipratan BSU

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi  – Program bantuan subsidi upah (BSU) bagi karyawan bergaji di bawah Rp 5 juta mengundang rasa iri sejumlah guru honorer dan tenaga kontrak di Bumi Orek-Orek. ‘’Seharusnya mereka juga mendapat BSU,’’ kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ngawi Ismono Kamis (27/8).

Ismono juga menyinggung keberadaan guru honorer yang hingga kini belum diangkat menjadi abdi negara. Padahal, angka defisit pendidik di Ngawi cukup banyak. ‘’Bahkan, di beberapa SD perbandingan antara guru PNS dan honorer hampir imbang,’’ sebutnya.

Menurut dia, kesejahteraan guru honorer saat ini masih jauh dari kata layak. Padahal, beban kerja dan tanggung jawab mereka tidak berbeda jauh dengan pendidik yang sudah berstatus abdi negara. ‘’Apalagi, sekarang hampir seluruh aspek pakai sistem digital, beban mereka semakin bertambah,’’ ungkapnya.

Adhi Yulianto, salah seorang guru honorer, mengaku selama pandemi Covid-19 pengeluarannya justru meningkat. Setidaknya, karena harus mengakses internet saat melakukan pembelajaran. ‘’Sebelum pandemi paling banyak untuk transpor,’’ ujarnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close