Gunung Sepang, Objek Wisata Antimainstream di Pacitan

109

PACITAN – Pacitan terkenal dengan sederet pantainya nan indah. Sejatinya, di Kota 1001 Gua ini juga memiliki objek wisata antimainstream. Gunung Sepang salah satunya. Gunung di Kecamatan Tulakan ini berada di wilayah empat desa. Yakni, Desa Tulakan, Wonoanti, Padi, dan Bungur.

Karena berpuncak datar, Gunung Sepang cocok bagi wisatawan pehobi camping di ketinggian. Pun lantaran tak terlalu tinggi, Gunung Sepang juga cocok untuk sekadar tracking bagi para penggemar kegitan outdoor. ‘’Treknya tak terlalu sulit, jadi cocok untuk pendaki pemula,’’ ujar Agung Pranoto, salah seorang pendaki, Sabtu (1/9).

Saat musim kemarau, Gunung Sepang recommended  untuk didaki. Pasalnya, jalur pendakian yang berbatu cukup licin saat musim penghujan. Antara Agustus dan September, cuaca cerah di Pacitan juga mendukung untuk menikmati bintang gemintang saat malam.

Meski angin cukup kencang, namun lokasi puncak gunung yang diimpit bebatuan besar mampu melindungi tenda dari embusan angin. ‘’Kalau mau, bisa mendirikan tenda di puncak atau di dekat batu karena di sana banyak batu besar,’’ terangnya.

Pemandangan eksotis lainnya juga tak kalah indah untuk dinikmati. Berbeda dengan gunung lainnya, di Sepang pengunjung dapat melihat pantai dari ketinggian. Tepatnya, bentangan Pantai Taman, Lorok. Juga terlihat gugusan gunung lainnya, salah satunya Gunung Limo. Suguhan sunrise juga siap dinikmati pengunjung. ‘’Saat ini sedang musim angin, jadi tak ada awan yang menghalangi,’’ jelasnya.

Agung menambahkan, untuk mencapai lokasi cukup mudah. Bisa diakses melalui jalur Pacitan-Lorok. Waktu tempuh dari pusat kota tak lebih dari satu jam. Pun, dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun empat hingga kaki gunung di seputar SDN Tulakan 1. ‘’Kalau mau naik siapkan mental dan stamina, juga perbekalan,’’ saran Agung. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here