Gunung Guyangan Membara, Api Nyaris Membakar Permukiman Warga

207

PONOROGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ponorogo masih saja terjadi. Teranyar, hutan alba di kawasan Gunung Guyangan, Desa Broto, Kecamatan Slahung, masuk petak 63 RPH Guyangan BKPH Ponorogo Barat, membara. ‘’Angin yang bertiup kencang membuat kobaran api cepat membesar,’’ kata anggota Polsek Slahung Aiptu Dony Cahyo ditemui di lokasi sekitar pukul 02.00 dini hari kemarin (19/10).

Kobaran api kali pertama diketahui warga Kamis (18/10) sekitar pukul 18.30. Hanya dalam hitungan menit api merembet ke bawah, mendekati kawasan permukiman warga. Melalap apa saja, mulai rumput, semak, hingga ranting kering. Pun sebuah rumpun bambu tumbang menutup sebagian ruas jalan desa setempat.

Petugas gabungan dari polsek, koramil, dan Perhutani dibantu warga langsung melakukan upaya pemadaman. Beberapa jam kemudian api berhasil dipadamkan. ‘’Ternyata beberapa saat berselang, menyala kembali,’’ ujar Dony kepada Radar Ponorogo.

Api menjalar menuju sisi atas gunung, menghanguskan nyaris semua pepohonan yang ada. Upaya pemadaman terkendala medan berupa tebing terjal. Karena itu, petugas dan warga hanya bisa bersiaga agar api tidak merembet kembali ke permukiman. ‘’Medannya sulit, kami tidak bisa menjangkau kawasan atas,’’ tuturnya.

Sumber api, kata Dony, belum diketahui pasti dan masih dalam proses penyelidikan. Termasuk total luas lahan yang terbakar. ‘’Belum dapat kami pastikan penyebabnya,’’ ucapnya.

Terlepas dari itu, dia berharap warga yang mengetahui kebakaran hutan segera melapor agar api dapat segera ditangani. Pun mengimbau agar menjauhkan sumber api yang berpotensi memicu karhutla. ‘’Apalagi sekarang musim kemarau, kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu,’’ tandasnya. (mg7/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here