Gubernur Revisi Tata Tertib DPRD Ponorogo 2019-2024

13

‘’Sesuai keputusan gubernur, maksimal dua kali absen langsung disanksi. Ini sudah ditetapkan.’’ Sunarto, Ketua DPRD Ponorogo

======================

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ruang gerak anggota DPRD Ponorogo untuk membolos dipersempit. Menyusul kebijakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang merevisi tata tertib (tatib) DPRD Ponorogo. Gubernur memutuskan batas absen anggota dewan maksimal dua kali berturut. Sanksinya, hak peningkatan kapasitas mereka dicabut. ‘’Awalnya kami mengusulkan dua pilihan. Dua kali absen atau tiga kali absen,’’ kata Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Selasa (8/10).

Tatib DPRD 2019-2024 resmi disahkan melalui rapat paripurna Senin lalu (7/10). Usai menggelar pelantikan pimpinan, DPRD setempat melanjutkan penetapan alat kelengkapan dewan (AKD). Disusul pengesahan tatib. Draf tatib, kata Sunarto, baru disetujui gubernur akhir bulan lalu. Hampir bersamaan dengan turunnya surat keputusan (SK) pelantikan pimpinan. ‘’Materi terkait penjatuhan sanksi ini sifatnya muatan lokal, hanya di Ponorogo,’’ ujarnya.

Untuk meningkatkan kinerja anggota dewan diusulkan dua kali atau tiga kali bolos. Jenis sanksi yang dijatuhkan adalah pencabutan hak atas peningkatan kapasitas. Bisa berupa larangan untuk tidak menggelar kunjungan kerja (kunker) hingga studi banding. Khofifah memilih dua kali absen. ‘’Sesuai keputusan gubernur, maksimal dua kali absen langsung disanksi. Ini sudah ditetapkan,’’ tegasnya.

Aturan bolos, kata Sunarto, berlaku tidak hanya untuk agenda rapat paripurna. Melainkan untuk seluruh rapat di dewan. Rapat komisi atau AKD lain termasuk dihitung. Pun tidak ada keringanan berupa surat peringatan (SP). ‘’Bolos dua kali, tidak akan diberi SP dulu. Tapi langsung disanksi,’’ terangnya.

Sunarto berharap, tatib baru ini bisa jadi cambuk bagi para koleganya untuk lebih giat bekerja. Pun aturan sanksi ini baru di DPRD setempat. Sebelumnya, jauh lebih longgar. Lantaran ada aturan mengenai pemberian SP lebih dulu sebelum badan kehormatan (BK) menjatuhkan sanksi. Sunarto minta masyarakat ikut mengawasi kinerja dirinya dan 44 anggota dewan lain. ‘’Supaya kinerja kami dapat terus meningkat lebih baik lagi, demi masyarakat,’’ tandasnya. (naz/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here