Magetan

GTPP Stop KBM Tatap Muka SMAN 1 Sukomoro

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Uji coba kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka di SMAN 1 Sukomoro harus disudahi Kamis (3/9). Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Magetan menyetujui permintaan tim asesmen Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 untuk menghentikan sementara pelaksanaan kegiatan yang dimulai 18 Agustus lalu itu. ‘’Karena wilayahnya termasuk zona merah,’’ kata Ketua Tim Asesmen GTPP Covid-19 Magetan Venly Tomi Nicholas.

Data GTPP Covid-19 per kemarin, tujuh warga di Kecamatan Sukomoro positif Covid-19. Dua di antaranya dari Desa Kedungguwo, lokasi SMAN 1 Sukomoro. Lembaga pendidikan itu ditutup selama 14 hari. ‘’SMA dan SMK lainnya akan diberlakukan hal yang sama manakala masuk zona merah,’’ ujarnya.

Venly mengatakan, penyetopan KBM tatap muka bukan karena sarana dan prasarana (sarpras) belum memadai. Pihaknya telah mengecek lokasi sebelum uji coba bergulir. Lampu hijau diberikan setelah standar minimal KBM tatap muka terpenuhi. ‘’Tapi, kami juga mempertimbangkan penghentian bila ada warga positif,’’ ucap kepala dinas pariwisata dan kebudayaan tersebut.

Tidak ada aktivitas siswa dan guru di kelas kemarin. Yang terlihat hanya tukang kebun membersihkan lingkungan sekolah. ‘’Mulai hari ini libur,’’ kata Koko, tukang kebun SMAN 1 Sukomoro, itu sembari menyebut sekolah didatangi sejumlah pejabat, polisi, dan TNI Rabu (2/9). (odi/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close