Grand Max Tumbur Truk di Tol Ngawi-Mantingan, Satu Tewas

216

NGAWI – Ruas tol Ngawi-Mantingan kembali menebar horor. Mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Candra Andre, 26, warga Desa/Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, menumbur truk yang tidak diketahui identitasnya. Seorang penumpang tewas di lokasi kejadian. Sedangkan sopir mengalami luka parah.

Kecelakaan di Km 562+700 masuk Desa Sidolaju, Widodaren, itu bermula saat Grand Max nopol N 8871 DJ yang dikemudikan Andre melaju dari arah barat. Andre saat itu bersama Arza Dana Gempita, asal Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Diduga sopir mengantuk, sampai di tempat kejadian perkara (TKP) ) sekitar pukul 04.30, laju Grand Max tiba-tiba bergeser ke kanan hingga menghantam bodi belakang truk yang melaju searah di depannya. ‘’Diduga sopir truk tidak sadar ada tumburan, terus memacu kendaraannya. Tapi, masih kami selidiki,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo kemarin (29/1).

Akibat tumburan itu, Andre dan Arza terjebak di ruang kemudi yang ringsek dengan pecahan kaca berserakan. Arza terjepit di tempat duduknya hingga meregang nyawa dengan luka di beberapa bagian tubuhnya. ‘’Evakuasi sampai harus mencopot pintu mobil. Jenazahnya lantas dibawa ke RSUD dr Soeroto untuk pemeriksaan medis,’’ terang Cipto.

Sementara, Andre mengalami luka tak kalah parah. Selain babras di lengan dan kaki, dada korban terluka akibat benturan dan impitan kepala mobil yang ringsek. ‘’Untuk sopir saat ini dirawat di RSI At-Tin Ngawi. Kesadarannya menurun,’’ ujar Cipto.

Menilik kondisi Grand Max, titik hantaman mengarah ke bagian kiri-depan kepala mobil. Sementara, posisi mobil boks tersebut agak serong mendekati markah jalan tol. ‘’Keterangan beberapa saksi, mobil melaju dengan kecepatan tinggi,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here