Geser CFD Tunggu Restu Wali Kota

311

MADIUN – Rencana pemkot memindah lokasi car free day (CFD) memantik beragam reaksi. Tetap ada pro dan kontra. Sepertinya upaya pemidahan dari Jalan Pahlawan ke Jalan Mastrip-PB Soedirman tersebut dianggap langkah yang tepat. Namun, semua tetap menunggu restu wali kota. ’’Karena Jalan Pahlawan kan jalan utama, penghubung lintas kota, sebaiknya dipindah,’’ kata Parji, salah seorang akademisi di Kota Madiun.

Menurutnya, keberadaan CFD di Pahlawan sudah crowded. Butuh penataan ulang. Jalan Mastrip dianggap paling cocok untuk lokasi CFD yang baru. Jalan kembar tersebut menjawab permasalahan yang ada. Dari sisi utara Jalan Mastrip sampai dengan pelataran Stadion Wilis masih bisa difungsikan untuk kebutuhan olahraga warga. ’’Menyatu dengan stadion sebagai pusatnya olahraga, dengan catatan yang sisi utara ini harus benar-benar steril dari pedagang,’’ tegasnya.

Sementara sisi selatan Jalan Mastrip difungsikan untuk pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan PKL tidak menutup kemungkinan meluas hingga Jalan Abdurahman Saleh. Jalan terebut dinilai pas untuk PKL atau acara dan event yang biasa meramaikan CFD. ‘’Selain jalannya yang lebar ada jalur arteri yang bisa difungsikan untuk parkir,’’ paparnya.

Jalan Abdruahman Saleh juga masih lengang. Sehingga tidak cukup menganggu arus lalu lintas di jalur tersebut. Lain halnya, Jalan Kapten Saputro sampai dengan lapangan Gulun. ’’Jadi tidak banyak yang dikorbankan,’’ terangnya.

Sementara, Ridwan Kristanto salah seorang pedagang CFD mengaku mengetahui rencana pemindahan itu dari grup WhatsApp (WA). Di grup itu berisi ratusan PKL CFD. ’’Tidak ada yang mempermasalahkan kalau memang dipindah,’’ jelasnya.

Ridwan menyebut, salah seorang pengurus dalam grup tersebut sejak Minggu kemarin (13/1) mulai mendata PKL CFD untuk mendapatkan nomor lapak. Dia menilai, upaya tersebut meminimalisir rebutan lapak. Sebab, sampai sekarang pedagang di CFD belum ada pengaturan. ’’Kalau sudah dapat nomor itu dapat ID card, karena kan kalau pindah berarti ya babat alas lagi,’’ bebernya. (mg2/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here