Madiun

Gelap Pemanfaatan Kubangan WDR

Komisi D Khawatir Bahayakan Warga

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Nasib kubangan Watu Dakon Resort (WDR) belum seterang Agus Suyanto, pengusahanya. Bila pemilik bakal kolam pemancingan ikan di Desa Banjarsari Wetan, Dagangan, Kabupaten Madiun, itu telah divonis 10 bulan penjara oleh pengadilan negeri (PN) setempat, maka kerukan sedalam 12 meter dan seluas empat meter itu masih gelap pemanfaatannya. Kalangan DPRD khawatir kubangan itu membahayakan warga setempat. ‘’Galiannya sangat dalam. Yang punya lahan harus bertanggung jawab,’’ kata Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun Mashudi Rabu (23/9).

Kekhawatiran Mashudi didasari lokasi kubangan yang berdekatan dengan area persawahan. Apalagi, sebelah selatan dan utaranya merupakan akses jalan. Waswas ada warga yang tidak hati-hati jatuh terperosok. ‘’Sebaiknya jangan sampai menunggu masa hukumannya habis baru ada penanganan,’’ ujarnya.

Menurut Mashudi, reklamasi mustahil untuk dilakukan. Opsinya bisa menguruk hingga setengah kedalaman kubangan.  Namun, langkah itu perlu disertai analisis lingkungan. ‘’Kalau nantinya jadi kolam pemancingan, harus ada perhitungan pembuangan air atau lainnya. Jangan sampai malah mengganggu irigasi pertanian,’’ pinta politikus Partai golkar tersebut.

Pengusaha juga harus melengkapi legalitasnya. Jangan sampai mengulangi kesalahan dengan mengeruk tanpa mengantongi dokumen perizinan. ‘’Persyaratan harus diurus agar legalitasnya terpenuhi,’’ tandasnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close