Gebrak Tuntut Usut Tuntas Pelanggaran Kampanye

154

PONOROGO – Massa yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi (Gebrak) Ponorogo mendatangi kantor bawaslu kemarin (7/1). Mereka menuntut tindak lanjut proses investigasi dugaan pelanggaran kampanye.

Juga, mendesak bawaslu mengusut tuntas dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Sunarto, caleg DPRD Ponorogo Dapil 6. Mereka menganggap bawaslu lamban menangani kasus tersebut. ‘’Kami meminta bawaslu mengusut tuntas dugaan praktik kecurangan,’’ kata Sutyas Hadi Rianto, koordinator aksi.

Sutyas yang sempat diinvestigasi Kamis (3/1) itu menegaskan bawaslu hanya perlu mendalami bukti pelanggaran yang telah diunggahnya di media sosial (medsos). Sehingga tidak perlu menunggu laporan tertulis dari pihak mana pun. Karena itu, dia menilai bawaslu telah ceroboh dan lalai dalam melaksanakan tugasnya seperti yang diamanahkan dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilu Nomor 28/2018. ‘’Sudah manggil saya, berarti tidak perlu ada yang lapor,’’ ujarnya.

Ketua Bawaslu Ponorogo Muhammad Syaifulloh menyambut kedatangan perwakilan massa dengan tangan terbuka. Setelah berorasi, perwakilan massa masuk ke ruangan komisioner untuk menyampaikan aspirasi. ‘’Kami masih jalani proses sesuai dengan tahapan,’’ kata Gus Coy, sapaan Muhammad Syaifulloh.

Sejauh ini, bawaslu masih mendalami bukti materiil dan temuan dari proses investigasi yang telah dilaksanakan bersama kejaksaan, Polri, dan TNI yang tergabung dalam Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Jika terdapat temuan, selanjutnya pihaknya melakukan register. ‘’Baru kemudian dilakukan klarifikasi atau penyelidikan oleh Gakkumdu,’’ terangnya.

Gus Coy menambahkan, jeda waktu untuk proses klarifikasi dan penyidikan adalah tujuh hari. Sementara proses selanjutnya hingga vonis akhir selambatnya 14 hari. ‘’Sekali lagi kami sampaikan, kami belum dapat menyampaikan hasilnya karena masih proses,’’ ungkapnya.

Ditanya terkait adanya dugaan pelaksanaan kampanye menggunakan APBD yang dilakukan caleg nomor urut 5 dari partai Nasdem, pihaknya memastikan belum mengantongi cukup alat bukti. Pun, pihaknya masih mendalami proses untuk mendapatkan hasilnya. ‘’Tugas kami adalah mengawal jalannya pemilu,’’ tegasnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here