Madiun

Gandeng Pihak Ketiga Ringankan Derita Keluarga Surati

MADIUN, Radar Caruban – Asa membangun ulang rumah Surati yang ambruk Selasa (4/8) terbuka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun berencana menggandeng pihak ketiga untuk rebuilding tempat tinggal warga Desa Segulung, Dagangan, tersebut. ‘’Diupayakan pakai dana sosial kemasyarakatan,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi Kamis (6/8).

BPBD ingin menggandeng BUMN atau BUMD untuk meringankan penderitaan Surati dan tiga anggota keluarganya. Lembaga tersebut punya tanggung jawab sosial. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu berharap keduanya bisa mengeluarkan corporate social responsibility (CSR)-nya. ‘’Kami koordinasi awal dulu. Kalau ada, ya kami ambil langkah. Kalau tidak ada, ya tidak,’’ ujarnya.

Menurut Zahrowi, penyebab ambruknya rumah bukan karena bencana. Berdasarkan keterangan desa tanggap bencana (destana), bangunannya sudah termakan usia. Lapuk dan kurang perawatan. Sehingga, pihaknya tidak bisa mengucurkan anggaran darurat kebencanaan. ‘’Selain anggaran terbatas, tidak ada alokasi untuk renovasi perorangan,’’ terangnya.

Bantuan BPBD bukan materiil, melainkan logistik untuk kebutuhan sehari-hari. Di antaranya sembako dan selimut. Selain itu, ikut membantu membersihkan material reruntuhan. ‘’Yang kondisinya masih bagus bisa dipakai,’’ kata mantan camat Dagangan tersebut.

Zahrowi menyebut, Surati dan keluarganya sementara tinggal di rumah tetangganya. Pemerintah desa (pemdes) diyakini akan lebih bisa membantu warganya yang tertimpa musibah. ‘’Pemdes pasti melangkah. Kami sifatnya hanya meng-cover, hanya membantu,’’ tuturnya. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close