Gambar Berbau Pilkada Mulai Bermunculan, Harus Perhatikan Unsur Estetika

38
MULAI MARAK: Gambar salah seorang tokoh masyarakat Ngawi terpasang di salah satu jalan desa wilayah Kasreman.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – KPU dan Bawaslu Ngawi diingatkan untuk mengawal pemasangan gambar-gambar berbau politik seiring semakin dekatnya tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada). Dikhawatirkan jika tidak ada pengawalan dari pihak terkait, pemasangan gambar tersebut justru merusak estetika lingkungan sekitar.

Syamsul Wathoni, pengamat politik lokal, menyebut menjamurnya gambar tokoh menjelang pilkada merupakan hal lumrah. ‘’Karena ini memang cara paling praktis dan cepat untuk mengenalkan diri mereka,’’ ujar Toni –sapaan akrab Syamsul Wathoni- Minggu (8/9).

Meski begitu, menurut dia, pemasangan gambar itu harus memperhatikan unsur estetika. ‘’Sekarang masih sedikit, tapi nanti kalau sudah banyak pasti jadi semrawut jika tidak diatur,’’ kata mantan ketua KPU Ngawi tersebut.

Dosen salah satu perguruan tinggi di Ponorogo ini berharap KPU maupun bawaslu segera mengantisipasinya. Setidaknya, kedua lembaga penyelenggara pemilu tersebut melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. ‘’Yang penting komunikasi dulu. Kalau mau diatur, aturannya bagaimana kan bisa dibahas bersama,’’ tuturnya.

Adanya koordinasi dengan pemkab, lanjut dia, memudahkan pihak terkait yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penertiban mengambil sikap. ‘’Satpol PP, misalnya, punya keberanian melangkah. Kalau tidak ada kejelasan pasti akan saling lempar tanggung jawab,’’ ucap Toni.

Komisioner KPU Ngawi Aman Ridho Hidayat membenarkan bahwa saat ini gambar berbau pilkada mulai marak meski pendaftaran kandidat belum dibuka.

‘’Tapi, itu urusannya dengan perda atau perbup,’’ sebutnya.

Pantauan Radar Ngawi kemarin, gambar seorang tokoh masyarakat yang disebut-sebut bakal maju sebagai bacabup pada pilkada tahun depan terpasang di sejumlah perempatan jalan desa. Selain foto diri, dilengkapi jargon tertentu. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here