Gagal Nanjak, Truk Nyaris Masuk Jurang

129

NGAWI – Mukarom sedang ketiban apes. Namun, pria 40 tahun asal Desa Margosari, Kecamatan Singgahan, Tuban, ini,  masih beruntung. Truk yang dikemudikannya tak kuat menanjak di Jalan Raya Kendal–Simo masuk Desa Ploso, Kendal, kemarin (3/2) pukul 13.30. Kendaraan bermuatan bata ringan itu nyaris masuk jurang. ’’Untung truk bisa berhenti. Roda belakang terperosok ke tanah pinggir jalan,’’ kata Mukarom kemarin (3/2).

Apes mulai mendatangi Mukarom ketika hendak melintas di tanjakan setelah jembatan di lokasi kejadian. Belum tuntas menanjak, laju truk nopol S 9307 PB itu tiba-tiba terhenti di ujung tanjakaan dengan kemiringan sekitar 45 derajat tersebut. Injakan kaki Mukarom yang semula kuat menekan pedal gas berganti ke pedal rem. Kendati demikian, upaya yang dia lakukan sia-sia. Truk tetap saja meluncur ke belakang. ’’Angkut bata kering dari Lamongan ke Kendal,’’ ujarnya.

Sekitar 25 meter Mukarom di dalam ruang kemudi truk yang melaju ke arah belakang. Sempat panik lantaran di bawah jembatan yang baru saja dia lewati terdapat jurang dengan ketinggian kurang lebih 10 meter. Mukarom plong sesaat setelah laju truk berhenti mendadak akibat roda belakang teperosok ke dalam tanah di pinggir jalan. Napas lega diembuskannya. Buntut truk benar-benar sudah nangkring di mulut jurang. ’’Tidak tahu kenapa, saya juga sering lewat sini. Baru satu kali ini tidak kuat nanjak,’’ tuturnya.

Kepala truk Mukarom sedikit memakan jalan yang tak seberapa lebar di lokasi kejadian. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat. Mengetahui peristiwa tersebut, warga setempat beramai-ramai membantu memindahkan bata kering ke pikap. Pun, beberapa warga lain ambil bagian mengatur lalu lintas. Di tempat kejadian perkara (TKP) jalan tidak bisa dibuat sisihan. Buka tutup jalur dengan aba-aba sekadarnya dilakukan mengantisipasi keruwetan jalan. ’’Belum tahu nanti truk ditarik pakai apa. Mindah bata kering dulu,’’ kata Parno, salah seorang warga setempat.

Tak berselang lama, aparat kepolisian turun lapangan mengamankan TKP. Kapolsek Kendal AKP Suroso mengatakan, kejadian merupakan laka tunggal. Truk tidak kuat menanjak karena muatan yang kelewat berat. Sebelum maghrib, truk berhasil dikeluarkan dari terperosok yang menguntungkan itu. ’’Laka tunggal. Sudah kami kondisikan bersama masyarakat sekitar,’’ kata Suroso. (mg8/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here