Frisca Dwi Indartanta Berkarya Sesuai Passion

15

MADIUN – Julukan ibu rumah tangga (IRT) produktif melekat pada sosok Frisca Dwi Indartanti. Selain disibukkan mengurus suami dan anaknya, Frisca mempunyai seabrek kegiatan organisasi dan bisnis. Dia ingin mematahkan aanggapan, bahwa, seorang IRT tidak melulu bersentuhan dengan urusan domestik. Perempuan bisa berkarya sesuai dengan passion. ‘’Tapi harus tetap dengan  izin dan dukungan dari suami,’’ kata perempuan 26 tahun ini.

Enam tahun silam, Frisca memilih untuk resign mengajar dari salah satu SMKN di Ngawi. Lantaran ingin lebih fokus mengurus anak di rumah. Kemudian, dia tergabung dalam PKK Pokja 1 sebagai ketua. Berkat keaktifannya di PKK, dia kerap mengikuti beragam jenis lomba PKK yang diselenggarakan Pemkot Madiun maupun Provinsi Jawa Timur. ’’Kebetulan sering juara satu mewakili PKK,’’ jelasnya.

Berjalannya waktu, Frisca merambah ke jasa Master of Ceremony (mc) beragam jenis acara formal dan non-formal. Terjun ke MC juga berangkat dari ketidaksengajaan. Bermula nge-MC acara formal lingkup PKK. Kemudian datang permintaan MC acara Pemkot Madiun sampai tawaran MC beragam jenis event. ’’Kalau MC buat saya yang terpenting adalah menjaga penampilan, itu penting,’’ terangnya.

Dari semua pengalaman MC yang membuatnya cukup berkesan adalah  saat didapuk MC formal. Di acara tersebut, hadir presiden ke-5 Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di menit terakhir kunjungan SBY, panitia acara Frisca memandu acara dihadapan SBY. Momentum itu menambah rasa percaya dirinya dengan pekerjaan sampingan ini. ’’Ternyata saya bisa,’’ tegasnya.

Sekarang, kesibukannya kian bertambah semenjak Frisca membuka usaha camilan yang dia namakan Mie Tuman. Usahanya ini baru berjalan sebulan lebih. Sebelumnya, Frisca berkutat di fashion hijab Adzkiya ini. ’’Selain bisnis, juga agen asuransi itu bahasa kerennya finance planner. Jadi ya harus bisa bagi waktu dengan baik,’’ terang perempuan yang juga sekretaris asosiasi UMKM Jawa Timur ini.

Ya, istri dari  Irawan Harimurti ini sengaja membawa putri semata wayangnya di setiap kesempatan. Tujuannya untuk memperkenalkan buah hatinya dengan pekerjaannya. Juga mengajarkan kemandirian sejak dini. ’’Nggak hanya itu, prinsip saya, sesibuk apapun kegiatan diluar, jam pulang kantor suami saya harus sudah di rumah,’’ pungkasnya. (dil/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here