Fenomena Sosial pun Jadi Inspirasi Ciptakan Lagu

58

Aliran punk rock seolah tak ada matinya meski genre musik baru terus bermunculan. Genre itu pula yang diusung Tory Andromeda dkk di bawah bendera Town Tones. Saat ini mereka sedang menyelesaikan album perdana berisi 12 lagu.

DILA RAHMATIKA, Madiun

DI sebuah studio musik sore itu, Tory Andromeda tampak enjoy saat menyanyikan lagu berirama rancak berjudul Welena. Sambil memainkan senar gitar elektriknya, sesekali mata Tory terpejam tanda menghayati betul bait demi baitnya.

‘’Every time and every where I’m going back. I have never seen you walked alone in black. I call you a ‘’big trouble’’. When you make me down little girl, I said go to hell baby! For sure.’’ Begitulah lirik salah satu bait lagu yang sound-nya mirip-mirip karya band Japanese rock macam Dustbox, Totalfat, dan Secret 7 Line itu.

‘’Kami memang suka band-band punk rock dari Jepang, dan itu cukup memengaruhi karya-karya kami,’’ kata Tory seraya melirik kedua rekannya yakni Mulia Rifqi Kharisma (bass) dan Ardiansah Perwira (drum).

Tory, Mulia, dan Ardiansah tergabung dalam band bernama Town Tones. Kelompok musik beraliran punk rock itu resmi terbentuk 2013 silam.  Nama Town Tones sengaja diusung untuk menggambarkan bahwa mereka berasal dari kota kecil, Madiun.

Sejauh ini Town Tones sudah menghasilkan 12 lagu. Semuanya berlirik bahasa  Inggris. Temanya beragam, mulai kisah cinta, politik, persahabatan, sampai fenomena sosial. Lagu berjudul 98 Hang Over, misalnya, berangkat dari keresahan melihat agama disangkutpautkan dengan aksi kerusuhan. ‘’Lebih estetik bisa menyampaikan kritikan dan keresahan lewat lagu dibandingkan demo,’’ ujarnya.

Meski mengusung aliran punk rock, pada beberapa lagu Town Tones memasukkan unsur genre musik lain. Mulai pop, jazz, blues, ska, hingga hardcore.

Ada pula yang dikemas akustik. ‘’Tapi, benang merahnya tetap punk rock. Buat pilihan penikmat musik saja, semisal, kalau nggak suka yang terlalu keras ingin yang lembut, ada akustik,’’ urai pemuda yang sempat mewawancarai Presiden Jokowi di acara talk show yang dipandu Najwa Shihab saat masih berstatus mahasiswa ini.

Berkat kreativitasnya, Town Tones laris diundang manggung di event musik wilayah Madiun Raya. Bahkan, dua tahun lalu sempat menggelar tour di tiga kota, yakni Madiun, Magetan, dan Ponorogo. ‘’Tampil di acara skateboard,’’ kenang Tory.

Saat ini Tory dkk sedang menunggu proses pembuatan album perdana dari pihak label. Rencananya, album itu berisi 12 lagu karya Town Tones. Namun, kendala biaya dan waktu membuat album tersebut belum bisa dirilis dalam waktu dekat. ‘’Akhir tahun ini semoga, Ardiansah juga sedang sibuk kuliah,’’ ujarnya. ***(c1/isd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here