Feby Mahrita Nuraini Luwes Bawakan Tari Gemrantang Jati

15

TARIAN tradisional tetap saja menarik minat seseorang. Feby Mahrita Nuraini misalnya. Cewek 22 tahun itu mengaku tidak hanya mempelajari setiap teknik gerakan tari. Tapi, juga menyelami sejarah yang terkandung dalam kesenian tari tersebut.

Seperti keberadaan tari Gemrantang Jati yang menceritakan tentang Kerajaan Majapahit di Kediri. ‘’Tari ini yang paling saya suka. Karena banyak tantangannya. Tarian ini menggambarkan sosok wanita yang kuat,’’ ungkap Feby.

Dia mengaku sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) sudah menggemari seni tari. Selain unik, dia tertarik karena sejak kecil sering melihat orang menari. Di daerahnya, masih sering pentas kesenian-kesenian lokal. ‘’Saat masih SD–SMA dulu ekskulnya ya menari,’’ ujar mahasiswi Unipma ini.

Diakuinya berbagai jenis tarian tradisional mampu dikuasai. Bahkan sampai mengantarkannya meraih berbagai prestasi. Namun pengalaman yang berkesan ketika dirinya dinobatkan sebagai penari individu terbaik. Saat itu dirinya masih duduk dibangku SMP. ‘’Lebih berkesannya lagi ketika itu disaksikan oleh ibu,’’ kata Feby.

Kini, Feby membuka les privat menari. Bahkan, sesekali dia mengajar tari bagi mahasiswa jurusan PGSD. Hingga mampu mengantarkan grup tari yang dilatihnya tersebut menjadi juara. ‘’Nggak cuma ngeles tari saja. Biasanya juga sering terima job untuk make up penari atau anak karnaval,’’ ujarnya.

Semua hal yang berkaitan dengan kesenian tari seluruhnya dilakukan oleh Feby sendiri. Mulai dari merias wajah, teknik memakai sanggul dan jaring yang sesuai dengan pakem dilakukannya secara mandiri. ‘’Biar nggak banyak ngeluarin biaya,’’ tuturnya. (dil/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here