LakalantasMagetanPeristiwa

Evakuasi Bangkai Bus Maut Belum Membuahkan Hasil

MAGETAN – Peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata di kawasan Mojosemi sudah dua hari berlalu. Namun, bangkai kendaraan nahas itu masih teronggok di tempat kejadian perkara (TKP), jurang sedalam 25 meter. Medan yang sulit disebut menjadi penyebab terhambatnya proses evakuasi.

Kasatlantas Polres Magetan AKP Himmawan Setiawan mengatakan, proses evakuasi sudah dilakukan pada Rabu lalu (26/9). Pun rencananya menggunakan crane. Namun, karena pertimbangan medan berbukit, jurang yang dalam, beban yang berat, hal itu diurungkan. ‘’Jurangnya curam, crane tidak  sanggup,’’ katanya kemarin (27/9).

Kemarin pihaknya memutuskan mendatangkan tim evakuasi dan peralatan berupa ekskavator mini. Ekskavator tersebut akan membuat jalur yang sekiranya bisa dilalui bus nahas itu. ‘’Setelah jalan terbuka, bus diderek atau ditarik menggunakan katrol,’’ ujarnya.

Saat disinggung mengenai penyebab pasti kecelakaan, Himmawan menyebut faktor kelalaian manusia. Pun pihaknya sudah mandatangkan tim Traffic Accident Analysis Ditlantas Polda Jatim. ‘’Berdasarkan petunjuk yang kami dapat, penyebabnya human error,’’ tutur Himmawan.

Pantauan Radar Magetan, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Meski telah dibuatkan jalur oleh ekskavator, medan jurang curam tak memungkinkan bus bisa ditarik dari atas. Apalagi, posisi bus terguling.

Tim pun menarik bodi samping bus agar berdiri. Ada dua tali yang dikaitkan bagian sisi atas bus. Setelah bus tegak, coba ditarik menggunakan sling dengan katrol dikaitkan ke sebuah pohon pinus. Namun, sling beberapa kali putus.

Tim evakuasi lantas menarik bodi bus dengan ujung garuk ekskavator, namun gagal. Apes, saat mesin bus dihidupkan untuk membantu memberikan dorongan, ban justru makin masuk ke tanah.

Rencananya, evakuasi dilanjutkan hari ini. Tim akan mendatangkan ekskavator berukuran lebih besar untuk menarik bus. Sementara, ekskavator mini tetap disiagakan di lokasi untuk mendorong kendaraan dari bawah. (mg4/c1/isd)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close