Ertiga Tabrak Guardrail, Balita Meregang Nyawa

327

MADIUN – Jatuh satu korban jiwa di Km 603 ruas tol Madiun-Nganjuk kemarin (7/3). Penyebabnya kecelakaan tunggal Suzuki Ertiga nopol T 1019 AH yang dikemudikan Jimmy Octavianus, warga Desa Kopo Permai, Kecamatan Cikopo Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat.

Ertiga berkelir merah berpenumpang enam orang itu mengalami selip hingga oleng terjun ke parit. Mobil yang berada di jalur A (Madiun menuju Nganjuk) sempat menabrak pembatas jalan (guardrail). Penyebab selip bukan lantaran genangan di ruas tol. Sebab, yang terendam banjir juga di Km 603 dan 604 tapi di jalur B (Nganjuk menuju Madiun). ’’Kejadian laka lantas tunggal itu pukul 05.50,’’ ujar Kanit Laka Satlantas Polres Madiun Ipda Nanang Cahyono.

Korban meninggal dunia bernama Richie Saputra yang masih berusia 5 tahun. Richie berada di mobil bersama keluarganya. Rendy Saputra, sang ayah, juga mengalami luka berat. Warga Desa Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, itu langsung dibawa ke RSUD Caruban. Termasuk para korban lainnya. ’’Pengemudinya luka ringan, masih kerabatnya juga,’’ jelasnya.

Petugas juga berupaya mengevakuasi mobil tersebut. Butuh waktu hingga setengah jam. Sebab, kondisi parit berlumpur. Nanang mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Belum disimpulkan penyebab laka lantas. Apakah human error atau bukan. Sebab, saat itu jalur memang licin. Apabila melaju dengan kecepatan tinggi bisa dimungkinkan selip ban apabila pengemudi kurang konsentrasi. ’’Saksi-saksi kami terus periksa,’’ pungkasnya. (mg4/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here