Enam Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang

128

NGAWI – Hujan dan angin kencang pada Selasa petang (15/1) ternyata tidak hanya melanda Desa Jeblogan, Paron. Amuk serupa terjadi di kawasan Desa Kersoharjo, Geneng. Bahkan, dampaknya lebih parah. Enam rumah di Dusun Kerso I desa setempat porak poranda diterjang angin.

Kemarin pagi (16/1), warga sekitar bergotong royong memperbaiki enam rumah tersebut. ‘’Diganti seadanya dulu, yang penting tertutup. Beli asbes dan beberapa genting yang sama dari tetangga,’’ kata Damin, salah seorang warga yang rumahnya menjadi korban amukan angin.

Nyaris separo genting ruang tamu Damin hilang terbawa angin. Pun, 10 larik genting –kurang lebih sepanjang dua meter– pada sisi samping atap. Asbes teras rumah tak luput disapu angin hingga tak bersisa. ‘’Tempat saya yang paling parah,’’ ujar pria 65 tahun tersebut.

Selain rumah Damin, lima rumah lainnya juga rusak akibat hujan-angin petang itu. Enam rumah tersebut berlokasi di RT 4 dan 5 RW 4 desa setempat. ‘’Tiupan angin kencang sekitar pukul 17.00. Ada 12 pohon jati sepaha orang dewasa yang juga ambruk kena angin,’’ kata Sutrisno, warga lainnya yang rumahnya juga mengalami kerusakan.

Genting ruang tamu rumah Sutrisno berjatuhan. Bahkan, genting di atap bagian samping tidak tersisa sama sekali. Yakni, sekitar 10 larik memanjang dari depan ke belakang. ‘’Tidak ada 10 detik anginnya, seperti lewat gitu saja. Kalau hujannya kurang lebih 15 menit,’’ ungkapnya.

Dadi, sekretaris Desa (Sekdes) Kersoharjo, mengaku belum bisa memastikan adanya bantuan perbaikan rumah warga yang terdampak. Pemerintah desa (pemdes) setempat, kata dia, masih akan membahas hal itu. ‘’Ada bantuan atau tidak saya belum bisa mengatakan,’’ katanya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here