Pacitan

Enam Pos Pantau Perbatasan Pacitan Dibongkar

Dianggap Sudah Tidak Efektif dalam Menyambut New Normal

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Aktivitas warga keluar-masuk Pacitan dilonggarkan. Kamis (11/6) pemkab memutuskan untuk menarik seluruh petugas yang sebelumnya ditempatkan di enam pos pantau perbatasan daerah. Kebijakan itu ditempuh dalam menyambut pemberlakuan new normal. ‘’Sekarang sudah off semua,’’ kata Jubir Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto.

Tenda-tenda pos pantau yang berada di Sudimoro, Jeruk, Montongan, Gemaharjo, Glonggong, dan Cemeng bertahap dibongkar. ‘’Kami sudah antisipasi selama hampir tiga bulan. Dari sana secara de facto penderita Covid-19 dari klaster pendatang (transmisi lokal, Red) nol,’’ ujar kepala diskominfo itu.

Meski seluruh pos pantau perbatasan dibongkar, Rahmad berharap langkah itu tidak diikuti oleh pemerintah desa (pemdes). Mereka bisa mempertahankan pos tersebut asalkan masih dibutuhkan. Pihaknya juga meminta pemdes tetap mempertahankan keberadaan ruang isolasi. ‘’Tapi, kami tetap lakukan tracing kalau memang ada potensi (kasus penularan),’’ ucapnya. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close