Enam Desa Lemot Ajukan Dana Desa

39

PACITAN – Enam desa di Pacitan belum mengajukan dana desa (DD) tahap pertama 2019. Lima desa dari Kecamatan Donorojo. Yakni Cemeng, Gendaran, Gedompol, Kalak, dan Klepu. Satunya Desa/Kecamatan Pringkuku. ‘’Semua masih dalam proses pengajuan,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Sanyoto kemarin (5/4).

Menurut dia, kondisi tersebut bukan lantaran pemerintah desa takut tersandung tindak pidana korupsi atas penggunaan DD. Dia menambahkan DD bisa disalurkan tujuh hari setelah ditransfer ke rekening kas umum daerah (RKUD). Pun batas waktu penyaluran masih tersisa hingga Juni mendatang.

Dia menduga keenam desa tersebut masih fokus dengan pekerjaan lain yang bisa dikerjakan dengan alokasi dana desa (ADD). Pasalnya, syarat pencairan DD butuh laporan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). ‘’Dalam rangka melengkapi APBDes itu barangkali, sehingga desa belum mengajukan pencairan,’’ ujarnya.

Untuk melengkapi APBDes yang sesuai rencana anggaran biaya (RAB), menurut Sanyoto  harus dipikirkan matang. Pasalnya, berimbas kepada pelaksanaan program yang dbiayai APBDes. Saat ini, pencaikran DD memasuki tahap pertama. Nominalnya Rp 29 miliar atau 20 persen dari pagu Rp 145 miliar setahun. ‘’Meningkat dibanding tahun sebelumnya,’’ ungkapnya sembari menyebut total DD 2018 Rp 125,6 miliar.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pacitan Heru Sukresno menyatakan belum cairnya DD ke seluruh desa bukan kesalahan pihaknya. Hingga kini duit DD sudah ada di RKUD. Dalam dua hari ke depan sudah bisa disalurkan ke Rekening Kas Umum Desa (RKUDes) setelah pengajuan.

Terkait enam desa yang belum mengajukan tersebut dia menduga masih ada permasalahan di tingkat desa. Bisa jadi perubahan APBDes yang menjadi syarat pengajuan DD. Terkait lemotnya pengajuan tersebut menurutnya tidak ada sanksi. ‘’Hanya sekadar diinformasikan ke pusat,’’ tambahnya. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here