Empat Tersangka Pil Koplo Dibekuk Polisi

195

NGAWI – Satu mata rantai peredaran pil koplo di Bumi Orek-Orek berhasil diputus polisi. Dini hari kemarin (11/2) seorang bandar dan dua pengedar berhasil dibekuk. Bersamaan dengan itu, seorang pengguna ikut digelandang ke Mapolres Ngawi. ‘’Dari tangkapan ini, kami mengamankan barang bukti ratusan butir pil koplo dobel L,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu kemarin (11/2).

Natal –sapaan kapolres– mengungkapkan, terbongkarnya jaringan peredaran pil koplo tersebut berawal dari informasi masyarakat. Adalah Heri Cahyono, 26, asal Dusun Pulerejo, Desa/Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, otak peredarannya.

Heri dibekuk aparat kepolisian saat bertransaksi dengan Agus Supriyanto, 25, warga Dusun Nganti, Desa Babadan, Pangkur, Ngawi. ‘’Keduanya ditangkap di depan rumah tersangka AS dini hari tadi (kemarin, Red) sekitar pukul 00.30,’’ terang Natal.

Dari tangkapan tersebut polisi mengamankan 142 butir pil koplo siap edar. Pil warna putih berlabel LL tersebut dikemas plastik klip dengan isi beragam. Ditengarai, jaringan peredaran termasuk jaringan dari luar daerah.

Hasil interogasi, Heri mengaku mendapat pasokan pil koplo dari Surabaya. Di hadapan petugas, pemuda itu menyebut sudah enam bulan belakangan mengedarkan pil setan itu di wilayah Ngawi bagian timur. ‘’Peredaran sudah merambah dusun-dusun,’’ ujar Natal.

Dari ’’nyanyian’’ Heri, sekitar pukul 02.00 polisi menangkap seorang anak buahnya bernama Sutrisno, 31, warga Dusun/Desa Ploso Lor, Karangjati. Dari tangannya diamankan sebanyak 230 butir pil koplo.

Sesaat sebelum penangkapan Sutrisno, tim tumpas narkoba Polres Ngawi juga mendapat satu tangkapan. Maryanto, 25, warga Dusun Betro, Desa Sembung, Karangjati, diamankan dengan barang bukti lima butir pil koplo dalam kemasan plastik klip. Maryanto disergap polisi di rumahnya sekitar pukul 01.30 kemarin. ‘’Saat ini kami lakukan penyidikan lebih lanjut kepada para tersangka,’’ tuturnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here