Magetan

Empat Desa di Magetan Diisolasi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Empat desa/kelurahan di Magetan harus diisolasi lantaran ditemukan kasus positif Covid-19. Perinciannya, dua di Kecamatan Ngariboyo, yakni Desa Ngariboyo dan Mojopurno. Sedangkan dua lainnya di Kecamatan Barat dan Magetan. Masing-masing Desa Blaran dan Kelurahan Kebonagung. ‘’Semuanya (pasien) saat ini dirawat di RSUD dr Soedono, Madiun,’’ ungkap kepala harian Posko Bencana Non-Alam Pandemi Covid-19 Magetan Ari Budi Santosa Minggu (29/3).

Warga di wilayah yang diisolasi itu, lanjut Ari, tidak diperbolehkan keluar meninggalkan desa. Karena itu, pemkab memberikan bantuan berupa paket lauk pauk dan beras lima kilogram per kepala keluarga (KK). ‘’Kondisi kesehatan mereka juga dalam pantauan dinas kesehatan,’’ ungkapnya sembari menyebut saban hari lingkungan mereka juga disemprot disinfektan.

Bagaimana dengan wilayah yang terdapat pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP)? Ari menyatakan sejauh ini belum ada kebijakan untuk mengkarantina warga setempat. Pihaknya sekadar menggencarkan imbauan agar mereka berada di rumah. ‘’Termasuk oleh perangkat desa,’’ ungkapnya.

Sementara, kemarin dilakukan penyemprotan secara serentak di seluruh wilayah Magetan kota. Jalan-jalan disemprot disinfektan menggunakan delapan unit mobil pemadam (damkar). ‘’Wilayah lain sudah banyak yang melakukan sterilisasi mandiri,’’ kata Kasatpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Venly Tomi Nicholas menyatakan penutupan kawasan wisata diperpanjang hingga April mendatang. Pun, pengelola tempat pelesiran setempat telah diminta melakukan penjagaan ketat. ‘’Tidak boleh ada yang masuk seenaknya,’’ tegas Venly.

Di sekitar Telaga Sarangan, misalnya, warga berinisiatif memasang palang di jalan masuk kawasan wisata tersebut. Baik dari arah Mojosemi maupun Desa Ngerong, Plaosan. ‘’Hanya bisa masuk lewat jalan utama. Diupayakan satu pintu agar pemantauannya mudah,’’ ujarnya.

Venly menambahkan, pengelola beberapa tempat pelesiran di lahan milik Perhutani seperti Taman Wisata Genilangit, Lawu Green Forest, dan Mojosemi Forest Park juga telah diimbau agar melakukan pengawasan ketat. (fat/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close