Empat Bulan, 60,5 Hektare Lahan Hangus

13
Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD

‘’Boleh saja membakar sampah atau jerami, tapi harus ditunggui. Jangan ditinggal begitu saja.’’ Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD

——————–

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kebakaran masih mengancam. Pun, selama kurun waktu Juni-September saja, lahan di Ponorogo yang terbakar mencapai 60,5 hektare. Itu termasuk hutan lindung di Gunung Gamping, Sampung. ‘’Ada sekitar tiga hektare (hutan lindung) yang terbakar,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono Senin (16/9).

Budi –sapaan akrab Setyo Budiono- mengingatkan potensi kebakaran lahan dan hutan masih perlu diwaspadai. ‘’Kan masih kemarau dan panas menyengat,’’ ujar Budi sembari menyebut sepanjang tahun lalu luas lahan yang terbakar mencapai 166,3 hektare.

Menurut dia, selain faktor alam, kelalaian manusia kerap menjadi pemicu kebakaran. Salah satunya ulah warga membakar daun kering di perkebunan tanpa pengawasan.  ‘’Habis dibakar, lalu ditinggal begitu saja,’’ sebutnya.

Budi  mengimbau warga tidak membakar apa pun di lahan hutan. Terlebih pada musim kemarau seperti sekarang. ‘’Boleh saja membakar sampah atau jerami, tapi harus ditunggui. Jangan ditinggal begitu saja,’’ pungkasnya. (dil/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here