Ngawi

Emil Ajak Generasi Milenial Lebih Banyak Terlibat di Sektor Pertanian

NGAWI – Kebijakan percepatan ekspor komoditas pertanian diyakini dapat membantu para petani meningkatkan nilai jual hasil pertaniannya. Pun, pemrov mendorong upaya pemasaran produk ke luar negeri juga merambah kalangan milenial.

‘’Generasi milenial harus masuk ke hulu. Jadi, ikut proses penanamannya, bukan hanya mengumpulkan lalu menjual,’’ kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak usai membuka bimbingan teknis (bimtek) akselerasi ekspor komoditas pertanian di Ngawi kemarin (27/2).

Menurut Emil, keterlibatan generasi milenial di sektor pertanian mulai hulu hingga hilir diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Pun, menerapkan teknologi pertanian maupun pangan yang semakin berkembang. ‘’Kalau mereka (generasi milenial, Red) hanya menjadi pengepul dan penjual, nanti tidak akan ada perbaikan pada hulunya (proses penanaman, Red),’’ ujarnya.

Terkait upaya tersebut, lanjut Emil, jurusan pertanian pada SMK-SMK di Jatim bakal ditambah. Selama ini, sekolah kejuruan didominasi program keahlian mesin dan komputer. ‘’Padahal, ke depan kita butuh lebih banyak lagi tenaga yang menguasai teknologi pertanian dan pangan,’’ tegasnya.

Emil menambahkan, pemrov juga akan mengoptimalkan program pembinaan bidang pertanian. Mulai hulu hingga hilir bakal dipoles agar mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. ‘’Karena syarat untuk bisa diekspor itu sekarang semakin berat,’’ sebutnya.

Terobosan lain adalah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara maju seperti Australia dan Amerika Serikat. Selain terjadi alih teknologi pertanian, melalui kerja sama itu diharapkan produk pertanian Jawa Timur mudah masuk negara-negara tersebut. ‘’Walaupun mereka (negara tujuan, Red) menetapkan standar tinggi, kita tidak kehilangan potensi,’’ tutur Emil.

Usai membuka kegiatan bimtek kemarin, Emil secara simbolis memberangkatkan pengiriman daun nilam ke India. Diketahui ada sekitar satu kontainer daun nilam yang diekspor salah seorang petani lokal ke Negeri Bollywood. Pun, dia berharap ke depan volume ekspor daun nilam itu semakin bertambah. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close