Duplikasi Tradisi Buckingham, Turunkan Bendera ketika Senja

30
KEGIATAN ANYAR: Sejumlah siswa bermain bola di lapangan alun-alun Magetan. Bupati Suprawoto ingin membuat kegiatan bertajuk Parade Surya Senja di lokasi ini.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Bupati Magetan Suprawoto hendak menduplikasi tradisi Istana Buckingham, London, Inggris, untuk diterapkan di alun-alun Magetan. Seremoni pergantian penjaga istana itu diyakini bisa menumbuhkan rasa nasionalisme. ‘’Membuat aksi serupa sebagai daya tarik,’’ kata bupati Rabu (18/9).

Kang Woto –sapaan bupati– menjelaskan, aksi para prajurit penjaga istana itu diterapkan kepada pelajar SMP. Mereka bakal mengenakan pakaian daerah setiap tanggal 17 setiap bulannya. Pun menurunkan bendera merah putih di lapangan alun-alun. Kegiatan pada sore hari tersebut dinamakan Parade Surya Senja. ‘’Cikal bakal Lapangan Pancasila,’’ ujarnya.

Aksi menurunkan bendera dengan pakaian adat menjadi magnet pengunjung. Warga tertarik menyaksikan karena kegiatan itu tergolong masih asing. Pergantian sif penjaga Istana Buckingham juga menjadi konsumsi wajib para pelancong. ‘’Wisatawan rela menunggu queen’s guard dan queen’s life quard berganti sif di depan kediamannya Ratu Elizabeth II,’’ tuturnya.

Kang Woto tengah memantapkan konsep Parade Surya Senja. Terutama berbicara dengan dinas pendidikan pemuda dan olahraga (disdikpora) ihwal keterlibatan para siswa menurunkan bendera. Rencana awal, seluruh satuan pendidikan bakal mengirimkan wakilnya secara bergiliran sesuai jadwal. ‘’Rencananya dimulai bulan depan,’’ ujar mantan sekjen Kemenkominfo tersebut.

Menurut Kang Woto, kegiatan tersebut lebih banyak manfaatnya ketimbang menggelar kegiatan yang mengundang massa. Dari segi infrastruktur, kondisi lapangan dan taman tidak akan rusak. ‘’Padahal anggaran membangun alun-alun menghabiskan Rp 7 miliar,’’ sebutnya. (bel/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here