Duka Mbah Ismun Kehilangan Istri Tercinta di Makkah

156
KOMPAK: Pasangan suami istri Mbah Ismun-Suprapti saat berada di Tanah Suci.

MAKKAH, Jawa Pos Radar Caruban – Mbah Ismun harus pulang ke tanah air tanpa didampingi istri tercintanya. Pria 75 tahun itu harus merelakan kepergian Suprapti, 72, yang menemaninya beribadah haji. Suprapti meninggal dunia di Tanah Suci pada Selasa (13/8) waktu Arab Saudi. ’’Ibu saya memang ada riwayat sakit jantung, darah tinggi, serta TBC yang sudah proses penyembuhan,’’ kata Sudarwati, anak Mbah Ismun.

Sudarwati mengatakan, sebelum ibundanya berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut, sudah terlihat tanda-tanda. Ditambah dari sisi usianya yang tergolong lansia. Selain itu, punya riwayat sakit yang sensitif. Keluarga tentu khawatir. Namun, karena ibundanya sudah niat berhaji, maka sudah tidak bisa dilarang. ’’Sebelum berangkat dulu saya sudah mewanti-wanti untuk terapi, tapi beliau (ibu, Red) menolak,” jelasnya.

Kabar duka itu diterima dari ketua rombongan sekaligus pemandu ibunya. Sesuai kabar, ibunya kelelahan usai melakukan lempar jumrah. Padatnya jamaah serta kondisi cuaca yang mungkin berbeda dengan tahun sebelumnya membuat daya tahan tubuh para jamaah menurun. ’’Jam 17.57 dikabari dari pihak ketua rombongan jika ibu meninggal,” ungkapnya.

Kasi Pelaksana Haji Kemenag Kabupaten Madiun M. Basid mengatakan, jumlah jamaah haji asal Bumi Dongkrek yang meninggal dunia bertambah. Kini menjadi dua orang. ’’Kami dapat informasi meninggal dunia karena kelelahan. Sesuai prosedur akan dimakamkan di Makkah,’’ katanya.

Dia menambahkan, jamaah haji asal Kabupaten Madiun dijadwalkan sampai di Indonesia pada Senin pekan depan (19/8). Saat ini ibadah wajibnya sudah diselesaikan. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here